Modus Dinding Mobil: Siasat Licik Kurir 24 Kg Sabu Antarprovinsi untuk Lolos Razia Jalanan
MEDAN, iNewsMedan.id - Berbagai cara dilakukan jaringan pengedar narkotika untuk mengelabui petugas di lapangan. Terbaru, Satuan Reserse Narkoba (Sat Res Narkoba) Polrestabes Medan berhasil membongkar modus penyelundupan 24 kilogram sabu yang disimpan secara rapi di dalam dinding mobil, Sabtu (11/7/2026).
Barang haram asal Provinsi Aceh tersebut rencananya akan dipasok menuju Jakarta melalui jalur darat menggunakan minibus Toyota Rush berpelat A 1621 WB.
Pelaku berinisial FS (25), warga Jalan Binjai, Medan, sengaja memodifikasi interior kendaraan dengan memanfaatkan sela-sela dinding mobil. Sebanyak 24 bungkus sabu disebar dan ditaruh secara terpisah di balik panel rongga pintu dan dinding kendaraan.
Modus licik ini dirancang khusus agar kendaraan terlihat normal dari luar maupun dalam kabin, sehingga terhindar dari kecurigaan petugas saat melewati razia penyekatan di jalan.
Saat diringkus usai melarikan diri ke area perkebunan sawit di kawasan Jalan Tol Kisaran, Kabupaten Asahan, tersangka FS sempat bersikap tenang dan berkilah tidak membawa narkoba. Bahkan, petugas di lapangan sempat nyaris terkecoh karena saat penggeledahan awal, area kabin dan bagasi mobil tampak bersih.
Kasat Res Narkoba Polrestabes Medan, AKBP Rafli Yusuf Nugraha menegaskan bahwa kepiawaian pelaku menyembunyikan barang bukti akhirnya patah berkat ketelitian personel di lapangan.
"Usai diringkus, pelaku sempat berkilah. Namun berkat kejelian personel Satresnarkoba Polrestabes Medan, petugas kemudian menemukan 24 bungkus narkotika jenis sabu yang disimpan secara terpisah di dinding mobil," ungkap AKBP Rafli Yusuf Nugraha, Kamis (23/7/2026).
"Hal ini sengaja dilakukan pelaku agar saat terjadi razia kendaraan, narkoba yang dibawa tidak terdeteksi," lanjutnya.
AKBP Rafli menjelaskan, pengungkapan modus dinding mobil ini merupakan hasil penyelidikan intensif dari kasus peredaran 2 kilogram sabu di kawasan Medan Sunggal pada awal tahun lalu. Dari hasil penelusuran jaringan, petugas mendeteksi adanya pergerakan kurir lintas provinsi yang memanfaatkan Jalan Tol Trans-Sumatera.
Meski sempat terjadi aksi kejar-kejaran sepanjang 12 kilometer di tol hingga perburuan ke dalam kebun sawit, kejelian dan kesiapsiagaan tim Polrestabes Medan berhasil menggagalkan peredaran puluhan kilogram barang haram tersebut.
Editor: Chris