Dari Mangrove hingga Kakao, Rehabilitasi DAS Beri Efek Ganda bagi Lingkungan
DAIRI, iNewsMedan.id – Sebanyak 198 ribu pohon mangrove yang ditanam di kawasan Daerah Aliran Sungai (DAS) Serang Jaya, Kecamatan Pangkalan Susu, Kabupaten Langkat, kini tumbuh dengan tinggi rata-rata 1,5 hingga 2,5 meter. Penanaman di area seluas sekitar 60 hektare itu menjadi bagian dari upaya pemulihan kawasan hutan sekaligus mendukung kelestarian lingkungan.
Program rehabilitasi tersebut merupakan bagian dari kewajiban pemegang Izin Pinjam Pakai Kawasan Hutan (IPPKH) yang dilaksanakan PT Dairi Prima Mineral (DPM). Selain melakukan rehabilitasi kawasan hutan, perusahaan juga menjalankan sejumlah program pemberdayaan masyarakat di wilayah operasionalnya.
Chief Legal and External Relations Officer PT Dairi Prima Mineral, Radianto Arifin, mengatakan rehabilitasi DAS bukan sekadar memenuhi kewajiban sesuai ketentuan, tetapi juga diarahkan agar memberi manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
"Rehabilitasi DAS merupakan tanggung jawab yang kami laksanakan sebagai pemegang IPPKH. Namun, kami ingin setiap program lingkungan yang dijalankan juga memberikan manfaat yang lebih luas. Karena itu, selain melakukan rehabilitasi kawasan hutan, kami juga menjalankan berbagai program pemberdayaan masyarakat yang mendukung pelestarian lingkungan sekaligus membuka peluang peningkatan ekonomi masyarakat," ujarnya, Senin, 13 Juli 2026
Selain rehabilitasi DAS, perusahaan bersama masyarakat lingkar tambang dan organisasi kepemudaan menggelar penanaman pohon di Desa Longkotan dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026. Pada kesempatan itu juga diserahkan 1.400 bibit kopi dan kemiri kepada petani di Kecamatan Silima Pungga-Pungga untuk mendukung penghijauan sekaligus meningkatkan produktivitas pertanian.
Editor : Ismail