get app
inews
Aa Text
Read Next : 19 Marga Pakpak Minta Lembaga Negara Kaji Polemik Tambang Secara Berimbang

Dari Mangrove hingga Kakao, Rehabilitasi DAS Beri Efek Ganda bagi Lingkungan

Senin, 13 Juli 2026 | 18:37 WIB
header img
Rehabilitasi DAS yang dijalankan PT Dairi Prima Mineral (DPM) di kawasan DAS Serang Jaya, Kabupaten Langkat, telah menghasilkan 198 ribu pohon mangrove yang kini tumbuh dengan tinggi rata-rata 1,5–2,5 meter. Foto; Istimewa

DAIRI, iNewsMedan.id – Sebanyak 198 ribu pohon mangrove yang ditanam di kawasan Daerah Aliran Sungai (DAS) Serang Jaya, Kecamatan Pangkalan Susu, Kabupaten Langkat, kini tumbuh dengan tinggi rata-rata 1,5 hingga 2,5 meter. Penanaman di area seluas sekitar 60 hektare itu menjadi bagian dari upaya pemulihan kawasan hutan sekaligus mendukung kelestarian lingkungan.

Program rehabilitasi tersebut merupakan bagian dari kewajiban pemegang Izin Pinjam Pakai Kawasan Hutan (IPPKH) yang dilaksanakan PT Dairi Prima Mineral (DPM). Selain melakukan rehabilitasi kawasan hutan, perusahaan juga menjalankan sejumlah program pemberdayaan masyarakat di wilayah operasionalnya.

Chief Legal and External Relations Officer PT Dairi Prima Mineral, Radianto Arifin, mengatakan rehabilitasi DAS bukan sekadar memenuhi kewajiban sesuai ketentuan, tetapi juga diarahkan agar memberi manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

"Rehabilitasi DAS merupakan tanggung jawab yang kami laksanakan sebagai pemegang IPPKH. Namun, kami ingin setiap program lingkungan yang dijalankan juga memberikan manfaat yang lebih luas. Karena itu, selain melakukan rehabilitasi kawasan hutan, kami juga menjalankan berbagai program pemberdayaan masyarakat yang mendukung pelestarian lingkungan sekaligus membuka peluang peningkatan ekonomi masyarakat," ujarnya, Senin, 13 Juli 2026 

Selain rehabilitasi DAS, perusahaan bersama masyarakat lingkar tambang dan organisasi kepemudaan menggelar penanaman pohon di Desa Longkotan dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026. Pada kesempatan itu juga diserahkan 1.400 bibit kopi dan kemiri kepada petani di Kecamatan Silima Pungga-Pungga untuk mendukung penghijauan sekaligus meningkatkan produktivitas pertanian.

Sebelumnya, sebanyak 10.000 bibit pohon kemiri juga disalurkan kepada Pemerintah Kabupaten Dairi sebagai dukungan terhadap Gerakan Penanaman Sejuta Pohon. Tanaman kemiri dipilih karena dinilai mampu membantu konservasi lahan sekaligus memiliki nilai ekonomi bagi masyarakat.

Di sektor pertanian, perusahaan bekerja sama dengan Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Dairi memberikan pelatihan budidaya kakao kepada 120 petani dari enam desa dan kelurahan di sekitar wilayah operasional. Peserta tidak hanya mendapatkan pelatihan teknis, tetapi juga menerima bibit kakao untuk dikembangkan di lahan masing-masing.

Radianto menambahkan, rangkaian kegiatan tersebut merupakan bagian dari Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) yang dijalankan secara berkelanjutan.

"Kami berharap berbagai program yang dijalankan dapat memberikan manfaat yang seimbang, baik bagi lingkungan maupun masyarakat. Melalui rehabilitasi DAS, penanaman pohon produktif, bantuan bibit, dan peningkatan kapasitas petani, kami ingin berkontribusi dalam menjaga kelestarian alam sekaligus mendukung pengembangan ekonomi masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan," katanya. 

Editor : Ismail

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut