Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Kasus Tender Pemerintah Mendominasi, KPPU Kanwil I Catat 21 Laporan Persaingan Usaha
Advertisement . Scroll to see content

Nahkodai KPPU, Gopprera Panggabean Siap Sikat Praktik Persaingan Tak Sehat

Senin, 13 Juli 2026 | 18:05 WIB
  • author Ismail
Nahkodai KPPU, Gopprera Panggabean Siap Sikat Praktik Persaingan Tak Sehat
Gopprera Panggabean resmi memimpin KPPU hingga Januari 2029. Penegakan hukum, kepastian usaha, dan persaingan sehat menjadi fokus kepemimpinannya. Foto: Istimewa

Rekam jejak tersebut memperkuat kompetensinya dalam penanganan perkara persaingan usaha, pengawasan merger dan akuisisi, serta pengembangan kebijakan penegakan hukum persaingan. 

Selama menjadi Anggota KPPU, Gopprera juga dipercaya memimpin berbagai majelis komisi dalam penanganan perkara-perkara strategis.

Hilman Pujana, yang juga merupakan Anggota KPPU Periode 2024–2029, memiliki pengalaman di bidang hukum, kebijakan publik, dan pengawasan persaingan usaha. 

Dalam kapasitasnya sebagai Anggota KPPU, ia aktif menangani berbagai perkara persaingan usaha, menyusun kajian kebijakan, melaksanakan kegiatan advokasi, serta mewakili KPPU dalam berbagai forum nasional maupun internasional yang membahas perkembangan hukum persaingan dan ekonomi digital.

Ketua KPPU Terpilih Gopprera Panggabean menyampaikan, kepemimpinan KPPU ke depan akan diarahkan pada penguatan kualitas penegakan hukum yang profesional, peningkatan kepastian hukum bagi pelaku usaha, serta penguatan advokasi kebijakan agar setiap regulasi mampu mendukung terciptanya pasar yang kompetitif.

"KPPU akan terus menjaga independensi, profesionalisme, dan integritas dalam menjalankan amanat undang-undang. Persaingan usaha yang sehat merupakan fondasi bagi pertumbuhan yang efisien, inovatif, serta memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat," ujar Gopprera, Senin (13/7/2026).

Wakil Ketua KPPU Terpilih, Hilman Pujana menambahkan, KPPU akan memperkuat kolaborasi dengan kementerian, lembaga, pemerintah daerah, dunia usaha, akademisi, dan masyarakat dalam membangun budaya persaingan usaha yang sehat di berbagai sektor ekonomi.

"Kami ingin memastikan bahwa penegakan hukum berjalan seiring dengan upaya pencegahan melalui advokasi dan pengawasan kebijakan sehingga tercipta iklim usaha yang semakin kompetitif dan mampu mendukung investasi," ujarnya.

Editor: Ismail

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut