Pasca Insiden Bianglala Macet, Polisi Tutup Pasar Malam Ilegal di Deli Serdang
Insiden bermula pada Sabtu malam sekitar pukul 21.51 WIB. Wahana bianglala tiba-tiba berhenti beroperasi dan membuat 30 pengunjung yang terdiri dari 14 anak-anak dan 16 orang dewasa terjebak di ketinggian.
Proses evakuasi berjalan dramatis dan membutuhkan penanganan khusus. Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kabupaten Deli Serdang langsung dikerahkan ke lokasi. Mengingat tingginya wahana, Disdamkarmat Kota Medan turut turun tangan memberikan bantuan dengan mengerahkan 1 unit mobil skylift (tangga hidrolik).
Melalui unggahan di akun Instagram resmi @pasdamkar_deliserdang pada Minggu pagi, disebutkan bahwa koordinasi solid antar-petugas menjadi kunci keberhasilan penyelamatan ini.
"Sebanyak 30 orang terjebak Wahana Bianglala yang berhenti beroperasi di atas ketinggian dan menunggu pertolongan dengan penuh harap. Dalam situasi yang membutuhkan penanganan khusus, DISDAMKARMAT Pemerintah Kota Medan turut hadir memberikan dukungan penuh dengan mengerahkan 1 unit skylift untuk mempercepat dan mempermudah proses evakuasi," tulis akun tersebut.
Berkat keberanian personel Damkar, Rescue Deli Serdang, Relawan Damkar, serta unsur bantuan lainnya, seluruh warga yang terjebak akhirnya berhasil diturunkan satu per satu dalam kondisi selamat. Saat ini, Polsek Medan Tembung masih terus melakukan penyelidikan mendalam untuk menentukan sanksi hukum lebih lanjut terhadap pihak pengelola.
Editor : Chris