get app
inews
Aa Text
Read Next : Mencekam! Wahana Bianglala Over Kapasitas Macet, 14 Anak-anak Terjebak di Udara

Pasca Insiden Bianglala Macet, Polisi Tutup Pasar Malam Ilegal di Deli Serdang

Minggu, 12 Juli 2026 | 17:44 WIB
header img
Polsek Medan Tembung mengambil tindakan tegas dengan menutup sementara operasional Pasar Malam yang dikelola oleh PT Nusantara Ria. (Foto: Tangkapan Layar)

DELI SERDANG, iNewsMedan.id - Polsek Medan Tembung mengambil tindakan tegas dengan menutup sementara operasional Pasar Malam yang dikelola oleh PT Nusantara Ria di Jalan Perhubungan Simpang Beo, Desa Lau Dendang, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang. Langkah ini diambil menyusul insiden mencekam macetnya wahana bianglala yang menyebabkan 30 pengunjung terjebak di ketinggian pada Sabtu (11/7/2026) malam.

Kapolsek Medan Tembung, Kompol Ras Maju Tarigan, menegaskan bahwa selain menyebabkan kepanikan, tempat hiburan rakyat tersebut ternyata beroperasi tanpa mengantongi surat izin keramaian dari pihak kepolisian.

"Bahwa izin dia itu tidak ada ya. Ya kita tutup sementara. Kita lidik kemarin apa sebetulnya yang terjadi. Nanti kalau ada kita temukan kesalahannya, kita proses sesuai hukum yang berlaku," ujar Kompol Ras Maju Tarigan kepada wartawan, Minggu (12/7/2026).

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, polisi menemukan dua faktor utama penyebab berhentinya wahana bianglala secara mendadak tersebut. Selain karena adanya korsleting listrik, wahana diduga kuat mengalami over kapasitas atau kelebihan muatan pengunjung.

"Pengunjung itu ramai, sudah penuh. Karena terlalu udah over, putarannya itu tidak normal lagi. Sehingga terjadi kerusakan dan enggak berputar lagi dia. Jadi panik yang di atas," jelas Kompol Ras Maju Tarigan.

Meski sempat menimbulkan kepanikan luar biasa, polisi memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Tercatat hanya ada dua orang dari pihak pengelola yang mengalami luka ringan.

Insiden bermula pada Sabtu malam sekitar pukul 21.51 WIB. Wahana bianglala tiba-tiba berhenti beroperasi dan membuat 30 pengunjung yang terdiri dari 14 anak-anak dan 16 orang dewasa terjebak di ketinggian.

Proses evakuasi berjalan dramatis dan membutuhkan penanganan khusus. Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kabupaten Deli Serdang langsung dikerahkan ke lokasi. Mengingat tingginya wahana, Disdamkarmat Kota Medan turut turun tangan memberikan bantuan dengan mengerahkan 1 unit mobil skylift (tangga hidrolik).

Melalui unggahan di akun Instagram resmi @pasdamkar_deliserdang pada Minggu pagi, disebutkan bahwa koordinasi solid antar-petugas menjadi kunci keberhasilan penyelamatan ini.

"Sebanyak 30 orang terjebak Wahana Bianglala yang berhenti beroperasi di atas ketinggian dan menunggu pertolongan dengan penuh harap. Dalam situasi yang membutuhkan penanganan khusus, DISDAMKARMAT Pemerintah Kota Medan turut hadir memberikan dukungan penuh dengan mengerahkan 1 unit skylift untuk mempercepat dan mempermudah proses evakuasi," tulis akun tersebut.

Berkat keberanian personel Damkar, Rescue Deli Serdang, Relawan Damkar, serta unsur bantuan lainnya, seluruh warga yang terjebak akhirnya berhasil diturunkan satu per satu dalam kondisi selamat. Saat ini, Polsek Medan Tembung masih terus melakukan penyelidikan mendalam untuk menentukan sanksi hukum lebih lanjut terhadap pihak pengelola.

Editor : Chris

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut