Program PEKA Hadir di Medan, Bantu Pekerja Terdampak PHK Kembali Produktif
Salah satu penerima manfaat, Fariz Muhammad Setiawan, menerima santunan berupa JKK, JHT, Jaminan Pensiun (JP), serta beasiswa pendidikan dengan total nilai mencapai Rp424.732.540. Ariaty, yang mendampingi Fariz, mengaku sangat terbantu dengan adanya program ini dalam menata masa depan keluarganya.
"Kami sangat bersyukur dengan adanya program PEKA ini. Uang santunan yang diterima akan kami gunakan sebaik mungkin sebagai modal usaha, sehingga pendidikan Fariz dan kakaknya yang sedang berkuliah di Yogyakarta dapat terus berjalan dengan lancar," ungkap Ariaty.
Kepala Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Sumbagut, Kunto Wibowo, menambahkan bahwa fungsi utama lembaganya bukan sekadar menyalurkan santunan. Melalui program PEKA, pihaknya berkomitmen untuk terus membimbing penerima manfaat agar dapat mandiri dan kembali produktif.
"Perlindungan kami jangan berhenti saat santunan saja, tetapi bagaimana membimbing para penerima manfaat agar kesejahteraannya berkelanjutan. Harapannya, keluarga peserta yang terdampak PHK, kecelakaan kerja, maupun kematian, dapat bangkit kembali," jelas Kunto.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh perwakilan pejabat dari Sekretariat Kabinet RI, Satgas Program Keluarga Harapan (PKH), perwakilan Kementerian UMKM, serta Dinas Ketenagakerjaan Provinsi Sumatera Utara.
Editor : Jafar Sembiring