Tak Sekadar Tambah Fakultas Kedokteran, Kampus Ini Fokus Cetak Dokter Jantung dan Kanker
Ia juga menjelaskan, Universitas Murni Teguh didukung dokter-dokter pakar di berbagai bidang dan telah menjalin kerja sama dengan berbagai institusi pendidikan dan layanan kesehatan di Amerika Serikat, India, Belanda, Taiwan, Singapura serta sejumlah negara lainnya.
"Banyak para pakar dan dosen-dosen kita lulusan luar negeri," ungkapnya.
Anggota Pengurus Yayasan Tapeumulia Bangsa, dr. Sharon Hanny Angel, M.Res., MPM., MARS, mengatakan banyak dokter yang ingin bergabung sebagai tenaga pengajar di Fakultas Kedokteran Universitas Murni Teguh. Namun, seluruh dosen akan melalui proses seleksi yang ketat sehingga benar-benar memenuhi standar kualitas.

"Kami ingin dosen yang benar-benar berkualitas. Kami juga telah menjalin kerja sama dengan berbagai institusi di dalam maupun luar negeri," ujarnya.
Ia menambahkan, 11 Rumah Sakit yang dimiliki Murni Teguh akan menjadi wadah besar bagi lulusan Fakultas Kedokteran. Meski demikian, setiap lulusan tetap harus melalui proses seleksi yang ketat, seperti uji kompetensi, psikologi bahkan mengacu pada standar internasional agar menghasilkan dokter-dokter terbaik dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
"Kita ingin mendapatkan gen-gen yang berkompeten dalam proses seleksi tersebut," tegasnya.
Sedangkan Rektor Universitas Murni Teguh, Prof. Seriga Banjarnahor, Ph.D, menjelaskan perjalanan Universitas Murni Teguh hingga memiliki Fakultas Kedokteran.
Ia mengatakan pada 2017 Yayasan Tapeumulia Bangsa mengelola Sekolah Tinggi Ilmu Keperawatan serta perguruan tinggi di Pematangsiantar yang memiliki program studi Manajemen dan Akuntansi.
Editor : Ismail