get app
inews
Aa Text
Read Next : Di Tengah Kinerja yang Tumbuh, PT Murni Sadar Tancap Gas Kembangkan Stem Cell dan Bedah Robotik

Tak Sekadar Tambah Fakultas Kedokteran, Kampus Ini Fokus Cetak Dokter Jantung dan Kanker

Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:14 WIB
header img
Ketua Yayasan Tapeumulia Bangsa Dr. dr. Mutiara, MHA, MKT dan Ketua Pembina Yayasan Tapeumulia Bangsa Tjhin Ten Chun berfoto bersama pada grand opening Fakultas Kedokteran Universitas Murni Teguh di Medan Estate, Jumat (26/6/2026). (Ismail/iNewsMedan.id)

DELISERDANG, iNewsMedan.id- Rasio dokter di Indonesia yang masih berada di bawah standar ideal menjadi tantangan besar bagi dunia kesehatan. Menjawab kebutuhan tersebut, Universitas Murni Teguh resmi membuka Fakultas Kedokteran yang terdiri atas Program Studi Kedokteran Program Sarjana dan Program Studi Pendidikan Profesi Dokter Program Profesi di Auditorium Universitas Murni Teguh, Jalan Kapten Batu Sihombing, Medan Estate, Jumat (26/6/2026).

Acara yang dihadiri ratusan undangan dari berbagai unsur pemerintah, akademisi, tenaga kesehatan, dunia usaha, dan mitra kerja sama itu merupakan tindak lanjut atas terbitnya Keputusan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Nomor 598/B/O/2026 tentang Izin Pembukaan Program Studi Kedokteran Program Sarjana dan Program Studi Pendidikan Profesi Dokter Program Profesi pada Universitas Murni Teguh yang diselenggarakan oleh Yayasan Tapeumulia Bangsa.

Ketua Pembina Yayasan Tapeumulia Bangsa, Tjhin Ten Chun, mengungkapkan rasa syukur atas kepercayaan yang diberikan pemerintah kepada Yayasan Tapeumulia Bangsa untuk mengelola Fakultas Kedokteran.

Menurutnya, kepercayaan tersebut merupakan amanah besar yang harus diwujudkan melalui pendidikan kedokteran berkualitas.

"Kami ingin menghadirkan layanan kesehatan yang berorientasi pada keselamatan dan kesejahteraan pasien. Karena itu, kami tidak hanya mencetak dokter yang kompeten secara klinis, tetapi juga memiliki empati, kepemimpinan, kemampuan sumber daya manusia yang baik, serta mampu mengikuti perkembangan digitalisasi," ujarnya dalam press conference ceremony usai peresmian tersebut.

Ia menambahkan, Universitas Murni Teguh akan mencetak dokter-dokter yang memiliki kompetensi tinggi melalui kolaborasi dengan berbagai rumah sakit pendidikan serta institusi pendidikan kedokteran di dalam maupun luar negeri.

Sementara itu, Ketua Yayasan Tapeumulia Bangsa, dr. dr. Mutiara, MHA, MKT, mengatakan kebutuhan dokter di Indonesia masih sangat besar. Rasio dokter yang masih sekitar 0,45 dokter untuk seribu penduduk jauh di bawah standar ideal 1 dokter untuk 1.000 penduduk membuat pemerintah terus mendorong pembukaan Fakultas Kedokteran yang memenuhi standar mutu.

Oleh karena itu, lanjutnya, Murni Teguh University ingin menghasilkan dokter yang tidak hanya menguasai ilmu kedokteran, tetapi juga memiliki karakter, kemampuan sains yang kuat, inovatif dalam digitalisasi dan Artificial Intelligence, serta memahami konsep precision medicine.

"Murni Teguh memiliki keunggulan di bidang pelayanan jantung dan kanker. Karena itu kami ingin menghasilkan dokter-dokter yang memiliki kompetensi di bidang tersebut. Walaupun masih menempuh pendidikan sarjana, tetapi kita ingin mahasiswa kedokteran kita sudah mulai diperkenalkan dengan dua penyakit tersebut," katanya.

Editor : Ismail

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut