Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Bukan Akhir Segalanya, Ini Tuntunan Islam Saat Ditinggal Wafat Anggota Keluarga
Advertisement . Scroll to see content

Takaran Rezeki, Sebuah Rumus yang Tak Bisa Dipecahkan oleh Keserakahan

Jum'at, 26 Juni 2026 | 08:01 WIB
  • author Vitrianda Hilba Siregar
Takaran Rezeki, Sebuah Rumus yang Tak Bisa Dipecahkan oleh Keserakahan
Ada satu variabel yang tidak pernah bisa diintervensi oleh ambisi sekeras apa pun, yakni takaran rezeki. Foto: Dok

Serakah selalu mencoba mendobrak pintu takaran. Ia memicu manusia untuk menghalalkan segala cara: memotong hak orang lain, menyikut kawan, hingga memanipulasi keadaan. Sialnya, sekeras apa pun keserakahan itu bekerja memeras keringat dan logika, ia tidak akan pernah bisa menambah volume dari wadah yang sudah ditentukan. Hasil akhirnya hanyalah kelelahan jiwa yang akut.

Ulama Islam Abu Hatim Ibnu Hibban rahimahullah menyebutkan perkataan seorang penyair:

ينال الغنى من ليس يسعى إلى الغنى ... ويحرم من يسعى له ويداوم

Kekayaan terkadang didapatkan oleh orang yang tidak bersusah payah mengejarnya,
Dan terkadang luput dari orang yang terus-menerus berambisi mencarinya.

وما العجز يحرمه ولا الحرص جالب ... وما هو إلا حظوة ومقاسم ...

Bukanlah kelemahan diri yang menghalanginya dari rezeki, dan bukan pula ketamakan ambisi yang mendatangkannya.
Melainkan semua itu semata karunia dan takdir pembagian (dari Allah).

(Raudhatul ‘Uqala’ wa Nuzhatul Fudhala’, hlm. 156) 

Semoga bermanfaat.

 

Editor: Vitrianda Hilba Siregar

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut