Misteri Pecahnya Kaca Rumdis Wabup Deliserdang: Diduga Ditembak OTK, Ada Motif Intimidasi
Pasca-kejadian, Lom Lom langsung mengamankan dua pecahan kaca berukuran besar ke sudut ruangan dan segera menghubungi istrinya yang tengah menunaikan ibadah haji di Arab Saudi, serta melaporkannya ke Kepala Bagian Rumah Tangga Rumah Dinas.
Lom Lom Suwondo menyangsikan jika insiden ini disebabkan oleh peluru nyasar. Menurutnya, arsitektur rumah dinas yang dijaga ketat dan dikelilingi tembok tinggi membuat spekulasi peluru nyasar menjadi tidak logis. Ia menduga ada motif yang lebih gelap di balik insiden ini, yakni upaya teror terhadap pejabat negara. Katanya, tinggi tembok pembatas sekitar 2,5 meter mengelilingi area rumah dinas.
"Praduga ditembak dari luar. Kalau menurut saya ini peluru nyasar tidak mungkin karena tembok cukup tinggi. Mungkin besar ada motif intimidasi, mengganggu pejabat negara," tegas Lom Lom.
Ia pun meminta pihak berwajib bergerak cepat untuk membongkar dalang di balik peristiwa ini agar aksi-aksi intimidasi serupa tidak terulang kembali.
Merespons laporan tersebut, Satreskrim Polresta Deliserdang bersama Tim Indonesia Automatic Fingerprint Identification System (INAFIS) langsung bergerak melakukan olah TKP menyeluruh dan mengumpulkan sejumlah barang bukti pada Senin malam.
Editor : Jafar Sembiring