Di Tengah Kinerja yang Tumbuh, PT Murni Sadar Tancap Gas Kembangkan Stem Cell dan Bedah Robotik
Pendapatan Tumbuh 27,2 Persen
Dari sisi keuangan, Direktur Keuangan PT Murni Sadar Tbk, Clement Zichri Ang, MSc, menyampaikan perusahaan membukukan pertumbuhan kinerja sepanjang 2025 di tengah tantangan industri kesehatan dan kondisi ekonomi global.
Sepanjang tahun lalu, perseroan mencatat pendapatan neto sebesar Rp1,36 triliun, EBITDA Rp295,84 miliar, laba usaha Rp126,37 miliar dan laba bersih Rp43,1 miliar.
"Pencapaian ini menunjukkan efektivitas strategi perusahaan dalam menjaga pertumbuhan pendapatan, meningkatkan efisiensi operasional, serta mengoptimalkan layanan kesehatan di seluruh jaringan rumah sakit," ujarnya.
Dari sisi neraca, total aset perusahaan mencapai Rp2,65 triliun pada 2025, meningkat dibandingkan Rp2,38 triliun pada tahun sebelumnya. Sementara total liabilitas tercatat Rp1,13 triliun dan total ekuitas meningkat menjadi Rp1,52 triliun.
Menurut Clement, pendapatan neto perusahaan tumbuh sekitar 27,2 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar Rp1,07 triliun.
Pertumbuhan tersebut didorong peningkatan jumlah pasien, bertambahnya kapasitas layanan serta optimalisasi operasional di seluruh jaringan rumah sakit yang dikelola perseroan.
Ia menilai berbagai investasi yang dilakukan perusahaan mulai menunjukkan hasil dan menjadi fondasi bagi pertumbuhan bisnis pada tahun-tahun mendatang.
Bidik Teknologi Medis Masa Depan
Sementara itu, Direktur Research and Development PT Murni Sadar Tbk, Dr. Sharon H. Angel, MRES, MPM, MARS, mengatakan perusahaan telah menyiapkan sejumlah strategi untuk mendukung pertumbuhan jangka panjang.
Strategi tersebut antara lain ekspansi rumah sakit di sejumlah lokasi, peningkatan efisiensi operasional melalui digitalisasi, penambahan peralatan kesehatan modern, penguatan sumber daya manusia serta transformasi teknologi informasi.
Selain itu, perusahaan juga menyiapkan pengembangan sejumlah layanan berbasis teknologi medis modern seperti Cyclotron, Smart Hospital, Proton Beam Therapy, Precision Medicine berbasis genomik, transplantasi organ hingga Cellular Therapy atau stem cell.
Menurut Sharon, pengembangan layanan tersebut merupakan bagian dari upaya memperluas kapasitas layanan kesehatan berbasis teknologi yang saat ini masih terbatas di Indonesia.
"Selain meningkatkan kualitas pelayanan medis, strategi ini diharapkan dapat memperkuat daya saing perusahaan dan menjadikan Murni Teguh Hospitals Network sebagai salah satu pusat layanan kesehatan unggulan di Indonesia," ujarnya.
Perseroan optimistis investasi pada teknologi medis, digitalisasi layanan dan ekspansi jaringan rumah sakit akan menjadi salah satu pendorong pertumbuhan usaha dalam beberapa tahun ke depan.
Editor : Ismail