Di Tengah Kinerja yang Tumbuh, PT Murni Sadar Tancap Gas Kembangkan Stem Cell dan Bedah Robotik
Selain itu, perseroan juga terus memperkuat layanan bedah robotik atau robotic surgery yang dinilai mampu meningkatkan presisi tindakan medis dengan risiko komplikasi yang lebih rendah dan masa pemulihan yang lebih cepat.
"Kami ingin selangkah lebih maju dan lebih cepat. Banyak masyarakat memilih berobat ke luar negeri karena adanya layanan robotic surgery. Kini layanan tersebut sudah tersedia di rumah sakit kami, sehingga masyarakat tidak perlu lagi jauh-jauh ke luar negeri," ujarnya.
Dalam aspek digitalisasi, perusahaan juga mulai mengimplementasikan berbagai solusi berbasis AI untuk mendukung proses diagnostik, analisis data medis, radiologi hingga manajemen operasional rumah sakit.
Meski demikian, Mutiara menegaskan pemanfaatan AI hanya berfungsi sebagai alat bantu tenaga kesehatan.
"AI membantu dokter bekerja lebih presisi, tetapi AI tidak dapat menggantikan dokter. Keputusan medis tetap berada di tangan dokter," tegasnya.
Jaringan Rumah Sakit Bertambah
Direktur Operasional PT Murni Sadar Tbk, dr. Jong Khai, MARS, mengungkapkan sepanjang 2025 perseroan mencatat pertumbuhan operasional yang positif. Salah satunya ditandai dengan bertambahnya jaringan rumah sakit dari 10 menjadi 11 unit.
Di sisi lain, perusahaan juga mengklaim berhasil meningkatkan efisiensi operasional melalui penghematan energi. Sepanjang 2025, penghematan yang dicatat mencapai lebih dari 7 juta kWh listrik dan sekitar 70 ribu liter bahan bakar minyak (BBM).
"Efisiensi operasional terus kami lakukan, termasuk melalui penggunaan kendaraan listrik dan lampu hemat energi untuk mendukung pengurangan emisi karbon," katanya.
Perseroan juga melaporkan realisasi anggaran tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) sebesar Rp770 juta pada 2025 yang digunakan untuk berbagai program sosial. Sebagai perbandingan, anggaran CSR pada 2024 tercatat Rp1 miliar dan Rp450 juta pada 2023.
Editor : Ismail