get app
inews
Aa Text
Read Next : Tak Sekadar Tambah Fakultas Kedokteran, Kampus Ini Fokus Cetak Dokter Jantung dan Kanker

Di Tengah Kinerja yang Tumbuh, PT Murni Sadar Tancap Gas Kembangkan Stem Cell dan Bedah Robotik

Jum'at, 12 Juni 2026 | 18:10 WIB
header img
Direktur Utama PT Murni Sadar Tbk, Dr. dr. Mutiara, MHA, MKT (dua dari kanan), bersama jajaran direksi memaparkan kinerja keuangan dan strategi pengembangan bisnis perseroan dalam Public Expose di Medan, Jumat (12/6/2026). Foto: Ismail/iNewsMedan.id

MEDAN, iNewsMedan.id– Persaingan layanan kesehatan tidak lagi hanya soal penambahan fasilitas dan kapasitas rumah sakit. Perkembangan teknologi seperti stem cell, bedah robotik hingga kecerdasan buatan (AI) kini mulai menjadi fokus sejumlah pelaku industri kesehatan untuk meningkatkan kualitas layanan sekaligus menekan ketergantungan masyarakat berobat ke luar negeri.

Di tengah tren tersebut, PT Murni Sadar Tbk memaparkan kinerja keuangan sekaligus arah pengembangan bisnis perseroan dalam Public Expose yang digelar di Auditorium Murni Teguh Memorial Hospital (MTMH) Medan, Jumat (12/6/2026).

Presiden Komisaris PT Murni Sadar Tbk, Tjhin Ten Chun, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk keterbukaan informasi kepada publik terkait capaian operasional dan keuangan perusahaan sepanjang tahun buku 2025 serta strategi pengembangan usaha ke depan.

Presiden Direktur PT Murni Sadar Tbk, Dr. dr. Mutiara, MHA, MKT, mengatakan perkembangan teknologi kesehatan global membuka peluang besar bagi Indonesia untuk menghadirkan layanan medis yang lebih presisi dan efektif.

"Kami percaya masa depan layanan kesehatan tidak hanya bertumpu pada pengobatan, tetapi juga pada pencegahan, regenerasi, dan pemanfaatan artifisial intelegensi. Karena itu, PT Murni Sadar Tbk terus berinvestasi pada regenerative medicine, stem cell, robotic surgery, artificial intelligence, serta teknologi medis terkini untuk menghadirkan layanan kesehatan internasional bagi masyarakat Indonesia," ujarnya.

Menurutnya, salah satu fokus utama perseroan adalah pengembangan Regenerative Medicine Center, termasuk pemanfaatan teknologi stem cell yang memiliki potensi dalam penanganan penyakit degeneratif, ortopedi, neurologi hingga rehabilitasi medis.

"Regenerative medicine merupakan lompatan besar dalam dunia kedokteran modern. Kami ingin menghadirkan ekosistem layanan yang mengintegrasikan penelitian, teknologi, dan kompetensi medis sehingga pasien Indonesia dapat memperoleh akses terhadap terapi-terapi inovatif tanpa harus mencari pengobatan ke luar negeri," katanya.

Selain itu, perseroan juga terus memperkuat layanan bedah robotik atau robotic surgery yang dinilai mampu meningkatkan presisi tindakan medis dengan risiko komplikasi yang lebih rendah dan masa pemulihan yang lebih cepat.

"Kami ingin selangkah lebih maju dan lebih cepat. Banyak masyarakat memilih berobat ke luar negeri karena adanya layanan robotic surgery. Kini layanan tersebut sudah tersedia di rumah sakit kami, sehingga masyarakat tidak perlu lagi jauh-jauh ke luar negeri," ujarnya.

Dalam aspek digitalisasi, perusahaan juga mulai mengimplementasikan berbagai solusi berbasis AI untuk mendukung proses diagnostik, analisis data medis, radiologi hingga manajemen operasional rumah sakit.

Meski demikian, Mutiara menegaskan pemanfaatan AI hanya berfungsi sebagai alat bantu tenaga kesehatan.

"AI membantu dokter bekerja lebih presisi, tetapi AI tidak dapat menggantikan dokter. Keputusan medis tetap berada di tangan dokter," tegasnya.

Jaringan Rumah Sakit Bertambah

Direktur Operasional PT Murni Sadar Tbk, dr. Jong Khai, MARS, mengungkapkan sepanjang 2025 perseroan mencatat pertumbuhan operasional yang positif. Salah satunya ditandai dengan bertambahnya jaringan rumah sakit dari 10 menjadi 11 unit.

Di sisi lain, perusahaan juga mengklaim berhasil meningkatkan efisiensi operasional melalui penghematan energi. Sepanjang 2025, penghematan yang dicatat mencapai lebih dari 7 juta kWh listrik dan sekitar 70 ribu liter bahan bakar minyak (BBM).

"Efisiensi operasional terus kami lakukan, termasuk melalui penggunaan kendaraan listrik dan lampu hemat energi untuk mendukung pengurangan emisi karbon," katanya.

Perseroan juga melaporkan realisasi anggaran tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) sebesar Rp770 juta pada 2025 yang digunakan untuk berbagai program sosial. Sebagai perbandingan, anggaran CSR pada 2024 tercatat Rp1 miliar dan Rp450 juta pada 2023.

Pendapatan Tumbuh 27,2 Persen

Dari sisi keuangan, Direktur Keuangan PT Murni Sadar Tbk, Clement Zichri Ang, MSc, menyampaikan perusahaan membukukan pertumbuhan kinerja sepanjang 2025 di tengah tantangan industri kesehatan dan kondisi ekonomi global.

Sepanjang tahun lalu, perseroan mencatat pendapatan neto sebesar Rp1,36 triliun, EBITDA Rp295,84 miliar, laba usaha Rp126,37 miliar dan laba bersih Rp43,1 miliar.

"Pencapaian ini menunjukkan efektivitas strategi perusahaan dalam menjaga pertumbuhan pendapatan, meningkatkan efisiensi operasional, serta mengoptimalkan layanan kesehatan di seluruh jaringan rumah sakit," ujarnya.

Dari sisi neraca, total aset perusahaan mencapai Rp2,65 triliun pada 2025, meningkat dibandingkan Rp2,38 triliun pada tahun sebelumnya. Sementara total liabilitas tercatat Rp1,13 triliun dan total ekuitas meningkat menjadi Rp1,52 triliun.

Menurut Clement, pendapatan neto perusahaan tumbuh sekitar 27,2 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar Rp1,07 triliun.

Pertumbuhan tersebut didorong peningkatan jumlah pasien, bertambahnya kapasitas layanan serta optimalisasi operasional di seluruh jaringan rumah sakit yang dikelola perseroan.

Ia menilai berbagai investasi yang dilakukan perusahaan mulai menunjukkan hasil dan menjadi fondasi bagi pertumbuhan bisnis pada tahun-tahun mendatang.

Bidik Teknologi Medis Masa Depan

Sementara itu, Direktur Research and Development PT Murni Sadar Tbk, Dr. Sharon H. Angel, MRES, MPM, MARS, mengatakan perusahaan telah menyiapkan sejumlah strategi untuk mendukung pertumbuhan jangka panjang.

Strategi tersebut antara lain ekspansi rumah sakit di sejumlah lokasi, peningkatan efisiensi operasional melalui digitalisasi, penambahan peralatan kesehatan modern, penguatan sumber daya manusia serta transformasi teknologi informasi.

Selain itu, perusahaan juga menyiapkan pengembangan sejumlah layanan berbasis teknologi medis modern seperti Cyclotron, Smart Hospital, Proton Beam Therapy, Precision Medicine berbasis genomik, transplantasi organ hingga Cellular Therapy atau stem cell.

Menurut Sharon, pengembangan layanan tersebut merupakan bagian dari upaya memperluas kapasitas layanan kesehatan berbasis teknologi yang saat ini masih terbatas di Indonesia.

"Selain meningkatkan kualitas pelayanan medis, strategi ini diharapkan dapat memperkuat daya saing perusahaan dan menjadikan Murni Teguh Hospitals Network sebagai salah satu pusat layanan kesehatan unggulan di Indonesia," ujarnya.

Perseroan optimistis investasi pada teknologi medis, digitalisasi layanan dan ekspansi jaringan rumah sakit akan menjadi salah satu pendorong pertumbuhan usaha dalam beberapa tahun ke depan.

Editor : Ismail

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut