Longsor Batang Toru Diduga Tewaskan 10 Persen Populasi Orangutan Tapanuli
Panut mengatakan bahwa sejumlah desa mengalami kerusakan parah, akses jalan terputus, dan ratusan keluarga masih tinggal di tempat penampungan sementara. Banyak warga mengalami trauma akibat bencana yang disebut sebagai salah satu yang terbesar yang pernah terjadi di kawasan tersebut.
"Sebagian masyarakat kehilangan rumah, mata pencaharian, dan akses ke desa mereka. Banyak keluarga masih tinggal di hunian sementara dan hidup dalam ketidakpastian," ujarnya.
Serge Wich menambahkan bahwa penguatan ketahanan bentang alam dapat memberikan manfaat ganda, yaitu melindungi manusia sekaligus menjaga habitat satwa liar.
Menurutnya, restorasi kawasan riparian (tepi sungai), pengelolaan lahan yang lebih baik, dan perlindungan hutan dapat membantu mengurangi dampak bencana di masa depan.
"Jika kita ingin melindungi masyarakat dari bencana yang semakin sering terjadi, kita juga harus melindungi hutan yang menjadi penyangga kehidupan mereka," katanya.
Editor : Jafar Sembiring