Rahasia Jadi Dosen yang Dicintai Mahasiswa, Ternyata Bukan Soal Pintar Semata
Selain penguasaan materi, Sofyan Tan juga menilai kemampuan menyampaikan materi menjadi faktor penting yang menentukan keberhasilan seorang dosen.
“Kalau tidak mampu membuat orang mengerti, itu artinya gagal menjadi dosen. Pintar saja tidak cukup. Harus bisa menguasai kelas dan menyampaikan materi dengan cara yang menarik,” katanya.
Ia mengaku mulai mengajar sejak usia 21 tahun, dengan rentang usia mahasiswa yang hanya terpaut satu hingga tiga tahun lebih muda darinya. Situasi tersebut, menurutnya, menjadi tantangan tersendiri yang hanya dapat diatasi melalui penguasaan materi dan kemampuan membangun wibawa di ruang kelas.
Salah satu pendekatan yang menurutnya efektif adalah memancing rasa penasaran mahasiswa melalui pertanyaan sederhana yang dekat dengan kehidupan sehari-hari, sebelum masuk ke substansi materi yang lebih kompleks.
Menurutnya, dosen juga perlu memahami alasan mahasiswa memilih suatu mata kuliah serta mengaitkan pembelajaran dengan isu-isu yang sedang berkembang agar materi terasa lebih relevan dan kontekstual.
Sofyan Tan menyebut tingkat kehadiran mahasiswa dapat menjadi indikator sederhana untuk menilai efektivitas proses pembelajaran.
“Kalau mahasiswa tetap datang meski kurang sehat karena ingin mengikuti kuliah, berarti dosennya berhasil. Tapi kalau kelas sering kosong, itu harus menjadi evaluasi,” ujarnya.
Editor : Ismail