get app
inews
Aa Text
Read Next : Heboh 9.759 Formasi CPNS Sumut, Bapeg: Itu Masih Data Usulan

Rumah Sakit Internasional Ramah BPJS Bakal Berdiri di Pusat Kota Medan

Senin, 18 Mei 2026 | 16:54 WIB
header img
Gubernur Sumut, Muhammad Bobby Afif Nasution, bertemu sejumlah pimpinan OPD, pimpinan BUMD, dan jajaran direksi RS Haji Medan, untuk membahas rencana menghadirkan rumah sakit bertaraf internasional di Sumut. Foto: Dok. Diskominfo Sumut

MEDAN, iNewsMedan.id - Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Muhammad Bobby Afif Nasution, terus mendorong percepatan layanan kesehatan unggulan bagi masyarakat. Salah satunya melalui rencana menghadirkan rumah sakit bertaraf internasional di Sumut yang tetap dapat melayani pasien BPJS Kesehatan.

Rencana tersebut dibahas dalam pertemuan Gubernur Sumut bersama sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), pimpinan badan usaha milik daerah (BUMD), dan jajaran direksi Rumah Sakit (RS) Haji Medan di ruang kerja Gubernur Sumut, Kantor Gubernur Sumut, Jalan Pangeran Diponegoro, Kota Medan, Senin (18/5/2026).

Dalam pertemuan itu, Bobby Nasution memastikan kesiapan skema pembangunan rumah sakit yang direncanakan berdiri di Kota Medan. Ia menekankan pentingnya kesiapan fasilitas kesehatan, alat kesehatan (alkes), sumber daya manusia (SDM), hingga kualitas pelayanan yang maksimal bagi masyarakat.

Bobby juga menginginkan rumah sakit tersebut menghadirkan pelayanan kesehatan dengan fasilitas yang nyaman dan modern layaknya hotel berbintang lima.

Kepala Dinas Kesehatan Sumut, Faisal Hasrimy, mengatakan bahwa rumah sakit bertaraf internasional tersebut akan dibangun melalui pola kolaborasi pemerintah dan swasta dengan sistem kerja sama operasional (KSO).

Menurut Faisal, skema KSO dipilih karena dinilai lebih efektif dan efisien. Selain mempercepat operasional rumah sakit, pola tersebut juga dinilai mampu meminimalkan risiko pengelolaan SDM dan manajemen.

"Dengan sistem KSO, Pemprov Sumut tidak perlu membangun kapasitas operasional rumah sakit dari nol. Selain itu, mitigasi risiko SDM dan manajemen lebih baik, operasional lebih cepat, aset tetap dimiliki pemerintah, fleksibel secara administratif, dan kualitas layanan tetap terjaga," ujar Faisal.

Editor : Jafar Sembiring

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut