Akhir Penantian Warga Pelosok di Tapteng: Setelah 80 Tahun, Lampu Akhirnya Menyala
Berdasarkan data PLN, pembangunan jaringan di wilayah itu mencakup jaringan tegangan menengah sepanjang 14,14 kilometer, jaringan tegangan rendah 11 kilometer, serta lima unit gardu distribusi berkapasitas total 300 kVA.
Manager PLN UP3 Sibolga, Bachtiar, mengatakan masuknya listrik ke Untemungkur merupakan bagian dari program listrik desa pemerintah pusat. Ia mengakui medan menuju lokasi menjadi tantangan utama selama proses pembangunan jaringan.
“Setelah akses jalan terbuka, pembangunan bisa dipercepat hingga akhirnya listrik dapat menyala di dusun ini,” ujarnya.
Masuknya listrik ke Dusun Untemungkur diharapkan tidak berhenti pada penerangan semata, tetapi juga mendorong aktivitas ekonomi dan layanan dasar masyarakat di wilayah terpencil tersebut.
Editor : Ismail