Manfaatkan Teknologi Terkini, Restorasi Hulu-Hilir Sumatera Utara Melalui Teknologi AI
Festival ini nantinya akan menghadirkan berbagai agenda seperti pameran visual berbasis AI, seminar, Focus Group Discussion (FGD), dialog lintas gagasan, hingga pertunjukan theater yang dipadukan dengan visual AI bertema sejarah dan peradaban Sumatera Utara.
Selain menjadi ruang apresiasi budaya, kegiatan tersebut juga diharapkan mampu mendorong lahirnya ekosistem kreatif baru berbasis warisan budaya Hulu-Hilir Sumatera Utara yang dikemas sesuai perkembangan zaman digital.
“Ruang publik harus menjadi tempat bertemunya gagasan, teknologi, dan kebudayaan. Dari situ akan lahir karya-karya baru yang tetap berpijak pada identitas Sumatera Utara,” kata Bayu.
Panitia menyebut festival ini juga menjadi ajang membangun kesadaran bersama mengenai pentingnya restorasi naratif dan ekologis Sumatera Utara di tengah perkembangan teknologi kecerdasan buatan yang semakin pesat.
Editor : Chris