Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Mau Mabar, Streaming atau Coba AI? Aktivitas Digital Warga Medan Makin Beragam
Advertisement . Scroll to see content

Pasca Diluncurkan, Provider Ini Hadang 2 Miliar Ancaman Spam dan Scam

Senin, 09 Februari 2026 | 18:30 WIB
  • author Isnaini Kharisma
Pasca Diluncurkan, Provider Ini Hadang 2 Miliar Ancaman Spam dan Scam
President Director and Chief Executive Officer Indosat Ooredoo Hutchison, Vikram Sinha. Foto: Istimewa

MEDAN, iNewsMedan.id - Pasca enam bulan diluncurkan, fitur Anti-Spam dan Anti-Scam Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH) berhasil mendeteksi lebih dari 2 miliar panggilan, pesan, dan tautan berisiko spam serta scam.

Berbasis kecerdasan artifisial (AI) dan dikembangkan bersama mitra teknologi strategis, Tanla lewat platform berbasis AI-nya, Wisely AI, sistem ini secara konsisten melindungi 100 persen pelanggan dari potensi penipuan digital.

Bahkan, dengan meningkatnya peran ponsel sebagai sarana utama komunikasi, transaksi, dan aktivitas ekonomi, perlindungan ruang digital kini menjadi kebutuhan mendasar.

President Director and Chief Executive Officer Indosat Ooredoo Hutchison, Vikram Sinha mengatakan, melalui penguatan fitur ini, pihaknya tidak hanya menghadirkan konektivitas yang andal, tetapi juga rasa aman bagi pelanggan dalam menjalani aktivitas sehari-hari.

Data internal juga menunjukkan sebagian besar ancaman berasal dari modus penipuan OTP, phishing, dan undian palsu, dengan saluran utama melalui SMS dan panggilan suara.

"Aktivitas mencurigakan juga meningkat pada periode tertentu, seperti menjelang hari raya, musim belanja daring, dan masa pencairan bantuan sosial. Lebih dari sekadar memblokir ancaman, fitur ini juga mendorong keterlibatan pelanggan dalam upaya pencegahan," katanya, Senin (9/2/2026).

Editor: Jafar Sembiring

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut