get app
inews
Aa Text
Read Next : Kaca Kereta Pecah Dilempar Batu di Labuhanbatu Utara, Balita Jadi Korban

16 Kecelakaan dalam Enam Bulan, KAI Tertibkan 108 Pelintasan Liar di Sumut

Selasa, 04 Agustus 2026 | 10:25 WIB
header img
Petugas KAI Divre I Sumut menggelar sosialisasi keselamatan di pelintasan kereta api sebagai bagian dari upaya menekan angka kecelakaan di Sumatera Utara. Foto: Istimewa

MEDAN, iNewsMedan.id – Kecelakaan di pelintasan kereta api masih menjadi persoalan serius di Sumatera Utara. Sepanjang Semester I 2026, tercatat 16 insiden yang melibatkan kereta api dengan kendaraan bermotor. Menyusul tabrakan KA Putri Deli dengan truk pengangkut pasir di Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai, PT KAI Divre I Sumut mempercepat penertiban pelintasan liar yang dinilai berisiko tinggi.

Hingga awal Agustus 2026, KAI bersama pemerintah daerah, Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA), dan kepolisian telah menertibkan 108 pelintasan liar di Sumatera Utara. Dari jumlah tersebut, 82 pelintasan ditutup permanen, sementara 26 lainnya disempitkan untuk membatasi akses kendaraan.

Manager Humas KAI Divre I Sumut, Anwar Yuli Prastyo, mengatakan langkah tersebut merupakan bagian dari evaluasi menyeluruh terhadap titik-titik pelintasan yang tidak memiliki izin, tidak dijaga, maupun tidak dilengkapi fasilitas keselamatan.

"Keselamatan di pelintasan sebidang menjadi perhatian utama kami. Penertiban pelintasan yang tidak terjaga dan liar merupakan bagian dari upaya menekan risiko kecelakaan sekaligus melindungi perjalanan kereta api maupun pengguna jalan," ujarnya, Rabu, 4 Agustus 2026.

Ia menjelaskan, pelintasan dengan lebar jalan di bawah dua meter akan ditutup secara permanen. Sedangkan pelintasan dengan lebar dua meter atau lebih akan dibahas bersama pemerintah daerah dan instansi terkait untuk menentukan langkah penanganan yang sesuai.

Editor : Ismail

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut