get app
inews
Aa Text
Read Next : Kronologi Gugurnya Anggota Polda Maluku dan TNI AU Saat Selamatkan Remaja Terseret Arus

Isak Tangis di Pemakaman Kopda Rico Pramudia, Si Buah Hati Masih Balita Panggil Ayah Berkali-kali

Rabu, 29 April 2026 | 13:31 WIB
header img
Kopda (Anumerta) Rico Pramudia, prajurit terbaik TNI yang tergabung dalam misi perdamaian PBB (UNIFIL) di Lebanon, dilepas dalam prosesi pemakaman militer yang penuh haru. Foto: Istimewa

DELISERDANG, iNewsMedan.id - Suasana duka mendalam menyelimuti Taman Makam Pahlawan (TMP) Lubuk Pakam pada Rabu (29/4/2026). Kopda (Anumerta) Rico Pramudia, prajurit terbaik TNI yang tergabung dalam misi perdamaian PBB (UNIFIL) di Lebanon, dilepas dalam prosesi pemakaman militer yang penuh haru.

Panglima Kodam (Pangdam) Iskandar Muda, Mayjen Joko Hadi Susilo, memimpin langsung upacara penghormatan terakhir tersebut. Jenazah almarhum tiba di area pemakaman dengan peti yang dibalut bendera Merah Putih, simbol penghormatan tertinggi negara atas jasa-jasanya.

"Saya Mayjen Joko Hadi Susilo, atas nama negara dan Tentara Nasional Indonesia, dengan ini mempersembahkan kepada persada Ibu Pertiwi jiwa dan raga, serta jasa-jasa almarhum," ujar Pangdam saat membacakan amanat upacara.

Kopda Rico Pramudia merupakan prajurit dari Satuan Unit 114, Satria Musara, Brigif 25/Siwah, Kodam Iskandar Muda. Ia menjabat sebagai Kabag SLT, Pokko Ton 3 Kipan A. Prajurit kebanggaan Kodam IM ini dinyatakan gugur pada Jumat, 24 April 2026 pukul 14.32 WIB, di Rumah Sakit Beirut, Lebanon.

Mayjen Joko menegaskan bahwa pengabdian Kopda Rico di Lebanon adalah bukti dedikasi prajurit TNI terhadap kepentingan dunia dan keluhuran bangsa. 

"Semoga jalan darma bakti yang ditempuhnya dapat menjadi suri tauladan bagi kita semua," tambah Mayjen Joko.

Prosesi tabur bunga menjadi momen paling memilukan. Istri almarhum, Yulia Putri, tak kuasa menahan tangis saat menggendong buah hati mereka yang belum genap berusia 3 tahun di depan pusara. Suasana semakin menyayat hati ketika anak balita tersebut berkali-kali memanggil ayahnya di depan nisan yang masih basah.

Sejumlah keluarga besar dan rekan sejawat turut hadir memberikan penghormatan terakhir kepada putra dari Bapak Pairin ini. Setelah prosesi yang berlangsung selama satu jam tersebut usai, rombongan keluarga dan pelayat meninggalkan TMP menggunakan bus dan kendaraan pribadi.

Pangdam Iskandar Muda berharap keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan, serta mendoakan agar arwah almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa sebagai pahlawan bangsa.

Editor : Jafar Sembiring

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut