get app
inews
Aa Text
Read Next : Gebrakan Tahun Pertama, Rico-Zaki Berhasil Tarik Investasi Rp14,5 Triliun ke Medan

Pemko Medan Miliki Potensi Besar dan Inovasi dalam Pengembangan Pelayanan Berbasis Digital

Senin, 27 April 2026 | 18:11 WIB
header img
Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menerima penghargaan di ajang National Governance Award 2026 di Jakarta, Jumat (24/4/2026). Foto: Dok. Pemko Medan

MEDAN, iNewsMedan.id - Pemerintah Kota (Pemko) Medan di bawah kepemimpinan Rico Tri Putra Bayu Waas kembali menunjukkan prestasi di tingkat nasional. Medan berhasil meraih predikat Excellent City in Digital Public Service Transformation pada ajang National Governance Award 2026 di Jakarta, Jumat (24/4/2026).

Menyikapi penghargaan tersebut, akademisi dari Universitas Islam Sumatera Utara (UISU), Rafriandi Nasution, S.E., M.T., mengungkapkan bahwa capaian ini harus menjadi pemicu untuk mengembangkan inovasi pelayanan publik melalui layanan digital yang lebih baik lagi di masa depan.

"Penghargaan yang diterima Pemko Medan harus menjadi pemicu evaluasi untuk memperluas cakupan pelayanan digital, mulai dari masyarakat yang belum melek digital hingga mereka yang sudah mahir memanfaatkan sistem digital," jelas Rafriandi Nasution, Senin (27/4/2026).

Rafriandi yang juga menjabat sebagai Direktur Lembaga Pengkajian Permukiman dan Pengembangan Kota menilai pembangunan di Kota Medan saat ini selaras dengan perkembangan teknologi dan digitalisasi pelayanan terpadu.

"Tujuannya agar kesenjangan digital di tengah masyarakat bisa diperkecil, terutama antara penggunaan sistem digital dan manual," ungkap Dosen FISIP UISU tersebut.

Ia juga mengapresiasi kinerja Wali Kota Medan, Rico Waas, dan Wakil Wali Kota Medan, Zakiyuddin Harahap, yang terus berupaya memberikan terobosan pelayanan publik yang mudah, terjangkau, dan profesional bagi masyarakat.

Sebagai pelopor Smart City, Rafriandi menilai transformasi layanan digital di Kota Medan merupakan kunci sukses Rico Waas dalam memimpin. Program tersebut telah terbukti efektif dengan raihan penghargaan nasional ini.

Rafriandi mengingatkan pimpinan Kota Medan agar pelayanan berbasis digital dikembangkan dari unit terkecil yang paling dekat dengan masyarakat, seperti kantor lurah dan kantor camat yang terintegrasi dengan sistem Pemko Medan.

"Terapkan sistem digital di tingkat kelurahan, misalnya melalui Pos Digital Kelurahan. Buat aplikasi, tetapi harus aktif melakukan sosialisasi agar pemanfaatannya di 21 kecamatan dapat diukur. Lakukan juga analisis SWOT sebelum membuat kebijakan baru," saran Rafriandi.

Editor : Jafar Sembiring

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut