DPRD Sumut Bentuk 3 Pansus, Siap Bongkar Kebocoran PAD dan Aset Mangkrak
Tiga pansus yang dibentuk masing-masing dipimpin Benny Sihotang sebagai Ketua Pansus LKPJ Gubernur 2025 didampingi Wakil Ketua Robby Agusman Harahap. Pansus PAD diketuai Timbul Sinaga dengan Wakil Ketua Hariyanto.
Sementara Pansus Aset Daerah dipimpin Abdul Rahim Siregar dengan Wakil Ketua Hermansyah Lubis. Komposisi lintas fraksi ini diharapkan memperkuat kontrol terhadap isu-isu strategis yang selama ini kerap jadi sorotan.
Wakil Ketua DPRD Sumut, Salman Alfarisi, mengingatkan pansus tidak boleh berhenti pada laporan tanpa dampak. Ia menekankan pentingnya kerja berbasis data dan hasil yang bisa dieksekusi.
“Kerja pansus harus melahirkan rekomendasi yang implementatif, bukan sekadar dokumen formal,” katanya.
Ia juga mendorong terobosan dalam peningkatan PAD, termasuk digitalisasi sistem dan inovasi kebijakan. Menurutnya, ketergantungan pada pajak dan retribusi konvensional tidak lagi cukup.
Untuk aset daerah, DPRD meminta langkah lebih progresif, mulai dari pemetaan ulang, penyelesaian legalitas hingga pemanfaatan agar benar-benar menjadi sumber pendapatan.
Pemerintah Provinsi disebut menyambut pembentukan pansus ini sebagai bentuk sinergi. Namun publik kini menunggu pembuktian. Tiga pansus tersebut menjadi ujian bagi DPRD Sumut: mampu membongkar kebocoran PAD dan menghidupkan aset yang selama ini terbengkalai, atau kembali terjebak pada siklus pengawasan tanpa hasil nyata
Editor : Ismail