Jeritan Hati Dokter di Medan: Dianiaya Kakak Kandung yang Mabuk, Kini Alami Trauma Berat
MEDAN, iNewsMedan.id - Nasib malang menimpa Sri Rejeki Ginting (29), seorang dokter kecantikan warga Jalan SM Raja, Kecamatan Medan Amplas. Ia menjadi korban penganiayaan sadis yang diduga dilakukan oleh abang kandungnya sendiri, TA Ginting (35), pada Minggu (15/3/2026) sore.
Akibat tindakan brutal tersebut, korban mengalami memar serius di telinga kanan yang berdampak pada terganggunya fungsi pendengaran.
Peristiwa bermula saat TA Ginting, warga Tembung, mendatangi rumah orang tua mereka di Medan Amplas untuk meminjam mobil milik korban. Namun, permintaan tersebut ditolak oleh Sri Rejeki dengan alasan pelaku sering mengembalikan mobil dalam kondisi rusak dan tidak tepat waktu.
Tak terima ditolak, pelaku naik pitam dan mencoba merampas tas korban untuk mengambil kunci mobil. Aksi tarik-menarik pun terjadi hingga kunci mobil terjatuh. Saat itulah, pelaku melayangkan pukulan keras ke arah telinga kanan korban.
"Waktu dia memukul saya, aroma mulutnya bau alkohol," ungkap Sri Rejeki saat memberikan keterangan kepada awak media, Senin (30/3/2026).
Korban menyebutkan bahwa sang abang memang kerap mengonsumsi minuman keras dan diduga juga terlibat dalam penyalahgunaan narkoba. Kebiasaan buruk ini membuat korban merasa terancam dan ketakutan akan keselamatan jiwanya.
"Harapan saya, terlapor segera diproses hukum karena saya takut dia kembali menganiaya saya. Dia sering mabuk dan setahu saya juga mengonsumsi narkoba," tambah korban dengan nada cemas.
Editor : Chris