Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Menjemput Berkah 10 Malam Terakhir Ramadan, Mari Hidupkan Itikaf dan Lantunkan Doa Lailatul Qadar
Advertisement . Scroll to see content

Kalau Sudah Tarawih, Masih Perlu Tahajud? Begini Penjelasannya

Kamis, 19 Februari 2026 | 05:02 WIB
  • author Ismail
Kalau Sudah Tarawih, Masih Perlu Tahajud? Begini Penjelasannya
Ilustrasi qiyamullail di Bulan Ramadhan. Foto: Istimewa

Bisa Nambah Salat Taubat dan Hajat?

Yes, bisa banget.

Selama dilakukan di malam hari, salat Taubat dan Hajat bisa masuk rangkaian qiyamullail.

Tentang salat Taubat, Rasulullah bersabda:

“Tidaklah seorang hamba melakukan dosa, lalu ia bersuci dengan baik, kemudian salat dua rakaat dan memohon ampun kepada Allah, kecuali Allah akan mengampuninya.”

(HR. Sunan Abu Dawud, dinilai sahih)

Sedangkan soal doa dan permohonan di malam hari, Nabi bersabda:

“Rabb kita turun ke langit dunia pada sepertiga malam terakhir, lalu berfirman: Siapa yang berdoa kepada-Ku, akan Aku kabulkan…”

(HR. Sahih Bukhari dan Sahih Muslim)

Ini momen paling deep buat curhat sama Allah. Jadi mau minta ampun (Taubat) atau minta hajat tertentu, timing-nya pas banget.

Jadi, Lebih Afdal Mana?

Kalau kuat, ini skema yang paling mantap:

Isya → Tarawih berjamaah → Istirahat → Tahajud → Taubat/Hajat → Witir

Tapi kalau nggak kuat dua-duanya?

Pilih salah satu. Islam itu realistis, bukan kompetisi ibadah.

Editor: Ismail

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut