get app
inews
Aa Text
Read Next : Puasa Ramadhan 2026 Tinggal Hitungan Hari, Utang Puasamu Sudah Lunas Belum?

3 Momen Bersejarah Ramadhan Ini Wajib Diketahui Setiap Muslim

Selasa, 17 Februari 2026 | 06:00 WIB
header img
Ilustrasi. (Foto: Istimewa)

MEDAN, iNewsMedan.id - Ramadhan bagi umat Muslim bukan sekadar waktu untuk menahan haus dan lapar. Di balik ketenangannya, bulan suci ini menyimpan catatan sejarah besar yang menjadi titik balik kejayaan peradaban Islam. Melansir dari laman resmi Majelis Ulama Indonesia (MUI), sedikitnya terdapat tiga peristiwa monumental yang membuktikan bahwa Ramadhan adalah bulan perjuangan dan kemuliaan.

1. Perang Badar: Kemenangan Mustahil Pasukan Kecil

Pada tahun kedua Hijriah (624 M), tepatnya di bulan Ramadhan, pecah pertempuran besar pertama dalam sejarah Islam yang dikenal sebagai Perang Badar. Secara logika militer, pasukan Muslim yang hanya berjumlah 313 orang harus berhadapan dengan 1.300 prajurit Quraisy yang bersenjata lengkap.

Kemenangan gemilang kaum Muslimin dalam peristiwa ini tercatat sebagai buah dari pertolongan Allah SWT melalui kiriman bala bantuan malaikat, sebagaimana diabadikan dalam QS. Al-Anfal ayat 9:

اِذْ تَسْتَغِيْثُوْنَ رَبَّكُمْ فَاسْتَجَابَ لَكُمْ اَنِّيْ مُمِدُّكُمْ بِاَلْفٍ مِّنَ الْمَلٰۤىِٕكَةِ مُرْدِفِيْنَ

"(Ingatlah) ketika kamu memohon pertolongan kepada Tuhanmu, lalu Dia mengabulkan(-nya) bagi mu (seraya berfirman), 'Sesungguhnya Aku akan mendatangkan bala bantuan kepadamu berupa seribu malaikat yang datang berturut-turut'."

2. Fathu Makkah: Kembalinya Kesucian Kota Suci

Delapan tahun setelah hijrah, tepat pada 20 Ramadhan 8 H, terjadi Fathu Makkah atau pembebasan Kota Makkah. Peristiwa ini dipicu oleh pelanggaran Perjanjian Hudaibiyah oleh kaum Quraisy. Rasulullah SAW memimpin 10.000 pasukan memasuki Makkah dengan penuh kedamaian tanpa pertumpahan darah yang berarti.

Dalam momen kemenangan tersebut, Rasulullah SAW terus mengagungkan nama Allah dengan membaca Surat Al-Fath. Hal ini sesuai dengan riwayat hadis dari Abdullah bin Mughaffal:

عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مُغَفَّلٍ قَالَ قَرَأَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَوْMَ فَتْحِ مَكَّةَ سُورَةَ الْفَتْحِ

"Dari Abdullah bin Mughaffal, ia berkata: Nabi membaca surat Al-Fath pada hari pembebasan Makkah (Fathu Makkah)..." (HR. Muslim).

3. Lailatul Qadar: Malam Turunnya Al-Qur'an

Peristiwa paling sakral di bulan Ramadhan adalah turunnya Al-Qur'an pada malam Lailatul Qadar. Pakar tafsir Prof. Quraish Shihab menjelaskan bahwa malam ini memiliki kemuliaan abadi karena dipilih sebagai waktu turunnya wahyu pertama kepada Nabi Muhammad SAW.

Keutamaan malam ini dijelaskan secara rinci dalam QS. Al-Qadr ayat 1-5:

اِنَّآ اَنْزَلْنٰهُ فِيْ لَيْلَةِ الْقَدْرِ (١) وَمَآ اَدْرٰىكَ مَا لَيْلَةُ الْقَدْرِۗ (٢) لَيْلَةُ الْقَدْرِ ەۙ خَيْرٌ مِّنْ اَلْفِ شَهْرٍۗ (٣) تَنَزَّلُ الْمَلٰۤىِٕكَةُ وَالرُّوْحُ فِيْهَا بِاِذْنِ رَبِّهِمْۚ مِنْ كُلِّ اَمْرٍۛ (٤) سَلٰمٌ هِيَ حَتّٰى مَطْلَعِ الْفَجْرِ ࣖ (٥)

"Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al-Qur'an) pada malam qadar. Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu? Malam kemuliaan itu lebih baik daripada seribu bulan. Pada malam itu turun para malaikat dan Ruh (Jibril) dengan izin Tuhannya untuk mengatur semua urusan. Sejahteralah (malam itu) sampai terbit fajar."

Tiga peristiwa besar ini mengajarkan bahwa Ramadhan adalah momentum untuk mencapai kemenangan, baik secara fisik maupun spiritual. Mari jadikan sisa bulan suci ini sebagai waktu terbaik untuk meningkatkan kualitas ibadah kita. Wallahu’alam.

Editor : Jafar Sembiring

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut