get app
inews
Aa Text
Read Next : Dapur Kapal Jadi Gudang Sabu, Polisi Bongkar Modus Baru Sindikat Narkoba Internasional Lewat Laut

Tuntut Penutupan Blue Night, Massa BEM SI Goyang Pagar Kantor Gubernur Sumut

Selasa, 10 Februari 2026 | 01:14 WIB
header img
Mahasiswa saat melakukan aksi unjuk rasa di Kantor Gubernur Sumatera Utara. (Foto: Istimewa).

MEDAN, iNewsMedan.id - Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) Kerakyatan Sumatera Utara menggelar aksi unjuk rasa di Kantor Gubernur Sumatera Utara dan Mapolda Sumut pada Senin (9/2/2026). Massa mendesak pemerintah dan aparat penegak hukum segera menutup tempat hiburan malam Blue Night di Kabupaten Langkat.

Pantauan di lokasi menunjukkan para mahasiswa datang membawa pengeras suara serta spanduk berisi tuntutan. Aksi sempat memanas saat massa menggoyang pagar Kantor Gubernur Sumatera Utara sebagai bentuk protes.

Dalam orasinya, massa mendesak Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, untuk memerintahkan pembongkaran bangunan hiburan malam Blue Night di Kecamatan Sei Bingai, Kabupaten Langkat. Tempat tersebut diduga beroperasi tanpa izin resmi atau izinnya telah dicabut, serta dituding menjadi lokasi peredaran narkoba terbesar di wilayah tersebut.

Koordinator Aksi, Ilham, menegaskan perlunya ketegasan dari pemerintah daerah.

"Kami mendesak Gubsu agar bersikap tegas dan tidak ragu dalam menertibkan serta merobohkan bangunan yang melanggar peraturan daerah dan peraturan perundang-undangan, demi menyelamatkan masyarakat dan generasi muda," ujar Ilham.

Ilham menambahkan bahwa Pemprov Sumut dan Pemkab Langkat harus bersinergi secara nyata di lapangan. Ia juga meminta Satpol PP Sumut segera menindaklanjuti surat peringatan ketiga (SP III) dengan melakukan penertiban sesuai ketentuan hukum.

Setelah berorasi, perwakilan mahasiswa diterima oleh pejabat dari Dinas Perizinan Sumut dan Satpol PP untuk melakukan dialog.

Usai dari Kantor Gubernur, massa bergeser ke Mapolda Sumatera Utara. Di sana, mereka meminta Kapolda Sumut mengusut tuntas dugaan keterlibatan manajemen Blue Night dalam praktik peredaran narkotika.

"Kami mendesak Direktur Reserse Narkoba Polda Sumut untuk membuka secara transparan hasil penyelidikan dan penyidikan. Serta memastikan tidak ada tebang pilih dalam penegakan hukum," kata Ilham.

Selain itu, mahasiswa meminta kepolisian memeriksa pemilik dan pengelola diskotek tersebut atas dugaan pembiaran peredaran barang haram. BEM SI Kerakyatan Sumut menyatakan akan terus mengawal kasus ini sebagai bentuk tanggung jawab moral dalam menyelamatkan generasi bangsa.

Editor : Jafar Sembiring

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut