get app
inews
Aa Text
Read Next : Operasi Gabungan di Deliserdang: THM Marcopolo Dieksekusi karena Narkoba dan Ilegal

Bola FIFA Masuk Desa, Deli Serdang Bidik Kebangkitan Sepakbola Lokal

Senin, 09 Februari 2026 | 14:18 WIB
header img
Anggota Komisi X DPR RI, dr Sofyan Tan, menyerahkan bola sepak berstandar FIFA kepada perwakilan klub sepakbola di Lapangan Sudirejo, Kecamatan Namorambe, Kabupaten Deli Serdang, Senin (9/2). Foto: Istimewa

DELISERDANG, iNewsMedan.id – Anggota Komisi X DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, dr Sofyan Tan ingin membangkitkan kembali harapan lahirnya bibit pesepakbola nasional dari Kabupaten Deli Serdang. Daerah yang pernah dikenal sebagai gudang pemain Tim Nasional Indonesia itu harus mulai digeliatkan kembali dan diawali dari Kecamatan Namorambe.

Sofyan Tan mengingatkan bahwa Deli Serdang pernah menjadi lumbung pemain nasional, salah satunya adalah Ponirin Mekka, kiper legendaris Timnas Indonesia yang dijuluki Si Tangan Emas. Ponirin tercatat sebagai bagian penting skuad Garuda yang menorehkan sejarah dengan meraih medali emas SEA Games 1987.

“Zaman dulu, Deli Serdang gudangnya pemain bola nasional. Kita punya Ponirin Mekka, kiper legendaris yang membawa Indonesia juara SEA Games. Ini sejarah besar yang harus kita hidupkan kembali,” kata Sofyan Tan si Lapangan Bola Sudirejo, Namorambe, Deli Serdang, Senin (9/2).

Sebagai langkah konkret, Sofyan Tan mencanangkan gerakan memajukan sepakbola Deli Serdang yang dimulai dari Namorambe. Ia menyalurkan bantuan bola sepak berstandar FIFA, jenis bola yang biasa digunakan dalam ajang internasional, agar para pemain muda terbiasa dengan kualitas terbaik sejak dini.

Sofyan Tan menegaskan bahwa sepakbola bukan sekadar olahraga, melainkan medium pemersatu bangsa. Menurutnya, di dalam sepakbola, sekat-sekat sosial seperti suku, agama, dan latar belakang bisa luruh dalam satu euforia yang sama.

“Sepakbola bisa menjadi arena untuk mendamaikan banyak orang. Saat nonton bola, semua bersatu tanpa membedakan suku dan agama. Bahkan dalam sejarah dunia, ketika ada pertandingan sepakbola, perang bisa berhenti sementara,” ujar Sofyan Tan.

Ia menyampaikan, pemerintah saat ini memiliki perhatian serius terhadap pembinaan sepakbola, khususnya di daerah. Pembinaan usia dini dinilai menjadi kunci untuk mengembalikan kejayaan sepakbola nasional, termasuk dari daerah-daerah yang memiliki sejarah panjang melahirkan pemain besar.

Editor : Ismail

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut