get app
inews
Aa Text
Read Next : Mayat Perempuan Ditemukan Tewas di Tali Air Irigasi, Diduga Meninggal Akibat Epilepsi

Sering Salah Paham, Ini Penjelasan Medis Mengapa Epilepsi Tidak Menular

Kamis, 22 Januari 2026 | 08:00 WIB
header img
Ilustrasi epilepsi. Foto: Google

JAKARTA, iNewsMedan.id - Dokter Spesialis Bedah Saraf dari Bethsaida Hospital Gading Serpong, dr. Wienorman Gunawan, Sp.BS, menegaskan bahwa epilepsi bukanlah penyakit menular maupun gangguan kejiwaan. Penyakit ini murni merupakan gangguan pada sistem saraf pusat yang terjadi akibat ketidakseimbangan aktivitas listrik di otak.

"Otak manusia bekerja menggunakan sinyal listrik. Nah, pada penderita epilepsi, terjadi lonjakan sinyal listrik yang tidak normal dan berulang, sehingga memicu kejang atau bahkan gangguan kesadaran," ungkap dr. Wienorman dalam keterangan resminya, Rabu (21/1/2026).

Pernyataan ini bertujuan untuk meluruskan stigma di masyarakat yang sering kali menganggap epilepsi dapat berpindah antarmanusia layaknya flu atau berkaitan dengan hal mistis. Wienorman menjelaskan bahwa kondisi medis ini berhubungan langsung dengan fungsi fisik otak, bukan disebabkan oleh infeksi yang menular.

"Sederhananya, epilepsi bukan soal mistis, tapi soal navigasi listrik di kepala manusia," tambahnya.

Faktor penyebab seseorang mengidap epilepsi sangat beragam, mulai dari riwayat cedera kepala, gangguan bawaan, infeksi otak, stroke, hingga tumor otak. Meski demikian, dr. Wienorman menyebutkan bahwa pada sebagian pasien, penyebab pastinya terkadang tidak dapat ditemukan secara spesifik.

Editor : Jafar Sembiring

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut