Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Siapa Pewaris Takhta Iran? Menelusuri 4 Calon Pengganti Ayatollah Ali Khamenei
Advertisement . Scroll to see content

Demo Berdarah di Iran, 5.000 Orang Dilaporkan Tewas

Senin, 19 Januari 2026 | 10:00 WIB
  • author Erha Aprili Ramadhoni
Demo Berdarah di Iran, 5.000 Orang Dilaporkan Tewas
Demonstrasi yang berujung bentrokan di sejumlah wilayah Iran dilaporkan menelan ribuan korban jiwa. Foto: BBC

Meskipun menyatakan Iran akan menghindari eskalasi perang di luar perbatasan, Khamenei memberikan peringatan keras terhadap pihak-pihak yang dianggap bertanggung jawab atas kekacauan domestik.

“Kami tidak akan menyeret negara ini ke dalam perang, tetapi kami tidak akan membiarkan penjahat domestik atau internasional lolos tanpa hukuman,” tegasnya.

Selain korban jiwa, pemerintah Iran melaporkan dampak kerusakan infrastruktur yang masif. Khamenei menuduh para demonstran telah membakar lebih dari 250 masjid dan fasilitas medis. Otoritas setempat juga melaporkan telah menangkap sekitar 3.000 orang yang diduga terlibat dalam aksi perusakan tersebut.

Narasi resmi pemerintah menyebutkan bahwa protes yang dimulai pada 28 Desember itu awalnya bersifat damai guna menuntut perbaikan ekonomi. Namun, aksi tersebut kemudian dinilai telah "dibajak" oleh kelompok bersenjata yang dilatih dan didanai oleh pihak luar.

Sebagai langkah normalisasi, kantor berita Fars melaporkan bahwa layanan pesan singkat (SMS) di seluruh negeri telah dipulihkan secara bertahap sejak Sabtu, setelah sebelumnya mengalami gangguan internet total selama delapan hari.

Editor: Jafar Sembiring

Related News

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut