Siapa Pewaris Takhta Iran? Menelusuri 4 Calon Pengganti Ayatollah Ali Khamenei
JAKARTA, iNewsMedan.id - Guncangan hebat melanda jantung Republik Islam Iran setelah konfirmasi kematian Pemimpin Tertinggi, Ayatollah Ali Khamenei, dalam serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel pada Sabtu pagi.
Di tengah masa berkabung 40 hari yang menyelimuti Teheran, teka-teki paling mendesak kini mencuat ke permukaan: siapa sosok yang akan memegang kendali atas salah satu kekuatan militer paling berpengaruh di Timur Tengah tersebut?
Khamenei, yang telah berkuasa selama 37 tahun, ternyata telah mempersiapkan skenario suksesi ini sejak perang singkat Juni lalu. Nama-nama besar kini mulai diperdebatkan oleh Majelis Pakar sebagai kandidat terkuat penguasa Iran selanjutnya.
1. Alireza Arafi muncul sebagai salah satu kandidat paling senior
Di usia 67 tahun, ia memiliki rekam jejak yang tak tertandingi sebagai wakil ketua Majelis Pakar dan anggota Dewan Wali. Kedekatannya dengan sistem seminari Iran memberinya otoritas keagamaan yang kuat, meski kemampuannya merangkul lembaga keamanan masih menjadi tanda tanya besar.
2. Di sisi lain, faksi garis keras menjagokan Mohammad Mehdi Mirbagheri
Ulama berusia 60-an ini dikenal dengan pandangan radikalnya yang menolak mentah-mentah pengaruh Barat. Sebagai pemimpin Akademi Ilmu Pengetahuan Islam di Qom, Mirbagheri dianggap sebagai representasi ideologi murni revolusi yang memandang konflik dengan "kaum kafir" sebagai sesuatu yang tak terelakkan.
Editor : Vitrianda Hilba Siregar