Bukan Spontan, Protes Gen Z Nepal Ternyata Serangan Terencana terhadap Demokrasi
Saat ini, Nepal dipimpin oleh mantan Ketua Mahkamah Agung, Sushila Karki, yang menjabat sebagai perdana menteri sementara sejak penggulingan Oli tahun lalu. Meski pemilihan umum dijadwalkan berlangsung pada Maret mendatang, Oli menilai situasi nasional saat ini belum kondusif untuk memungut suara.
Laporan investigasi dari The Grayzone pada Desember 2025 memperkuat klaim adanya campur tangan eksternal. Dokumen yang bocor menunjukkan bahwa National Endowment for Democracy (NED), organisasi nirlaba yang didanai Departemen Luar Negeri Amerika Serikat, diduga menggelontorkan ratusan ribu dolar untuk melatih pemuda Nepal dalam melakukan protes.
Sayap organisasi NED, International Republican Institute (IRI), sebelumnya juga menghadapi tuduhan serupa terkait pendanaan kegiatan rahasia di Bangladesh. Selain itu, NED kerap dituding menyalurkan dana besar ke entitas politik di Ukraina untuk kepentingan anti-Rusia.
Editor : Jafar Sembiring