get app
inews
Aa Text
Read Next : Perkara Narkotika Rahmadi Diduga Rekayasa: SPDP Cacat, Barang Bukti Manipulatif

Jangan Coba-coba! Baru Hari Pertama 2026, Polda Sumut 'Sikat' 5 Kg Sabu Jaringan Lintas Provinsi

Jum'at, 02 Januari 2026 | 14:49 WIB
header img
Ditresnarkoba Polda Sumut berhasil mengamankan narkotika jenis sabu seberat 5.000 gram bruto (5 Kg) di Jalur Lintas Sumatera, Kabupaten Langkat, Kamis (1/1/2026). (Foto: Istimewa)

MEDAN, iNewsMedan.id - Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Sumatera Utara memberikan kado pahit bagi jaringan narkotika di hari pertama tahun 2026. Dalam sebuah operasi senyap, petugas berhasil mengamankan narkotika jenis sabu seberat 5.000 gram bruto (5 Kg) di Jalur Lintas Sumatera, Kabupaten Langkat, Kamis (1/1/2026).

Pengungkapan ini merupakan bagian dari upaya memutus mata rantai jaringan narkoba lintas provinsi yang meliputi Aceh, Sumatera Utara, hingga Riau.

Direktur Reserse Narkoba Polda Sumut, Kombes Pol. Andy Arisandi mengungkapkan bahwa penangkapan dilakukan oleh Unit 4 Subdit I di Desa Sei Tualang, Kecamatan Brandan Baru, sekitar pukul 14.25 WIB. Operasi ini bermula dari informasi akurat masyarakat mengenai adanya pengiriman sabu dari Aceh menggunakan transportasi umum.

"Kami langsung melakukan penyisiran di wilayah perbatasan Aceh - Sumut. Sekitar pukul 14.00 WIB, tim mendeteksi mobil L300 PT Hotman Travel City (HTC) yang mencurigakan. Petugas melakukan pengejaran dan berhasil menghentikan kendaraan tersebut," ujar Kombes Pol. Andy Arisandi, Jumat (2/1/2026).

Dari hasil penggeledahan, polisi mengamankan seorang pria berinisial MU (49), warga Kabupaten Aceh Utara. Di dalam tas sandang hijau lumut milik pelaku, ditemukan 5 bungkus sabu yang disamarkan dalam kemasan Refined Chinese Tea merek Guanyinwang warna biru.

Berdasarkan interogasi awal, MU mengaku hanya bertindak sebagai kurir. Ia dijanjikan imbalan sebesar Rp20 juta oleh seseorang berinisial PON (DPO) untuk mengantarkan barang haram tersebut menuju Pekanbaru, Riau.

"Saat kami lakukan pengembangan, nomor kontak pemberi perintah (PON) sudah tidak aktif. Namun, kami terus mendalami profil jaringan ini," tegas Andy.

Selain menyita 5 kg sabu, petugas juga mengamankan satu unit ponsel, tiket angkutan umum, dan barang pribadi lainnya sebagai barang bukti. Pengungkapan di awal tahun ini diklaim sebagai pernyataan perang terhadap narkotika di wilayah hukum Sumatera Utara.

"Ini adalah langkah tegas di awal tahun 2026. Kami tidak akan memberikan ruang sedikit pun bagi peredaran narkotika. Penangkapan ini sekaligus menyelamatkan ribuan nyawa generasi muda dari bahaya sabu," pungkas Kombes Pol Andy Arisandi.

Saat ini, pelaku MU beserta barang bukti telah dibawa ke Mapolda Sumut untuk menjalani proses hukum lebih lanjut sesuai dengan UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Editor : Chris

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut