Bareskrim Gerebek Laboratorium Rahasia Vape Obat Bius Etomidate di Medan, Jaringan Malaysia Dicokok
Tim dari Subdit IV Dittipid Narkoba Bareskrim Polri lantas berkoordinasi dengan Bea Cukai dan melakukan operasi Control Delivery ke alamat pengiriman di Kota Medan.
Dalam operasi Control Delivery, paket itu awalnya diterima oleh seseorang bernama Nurul di Warkop Agam Kampus, Jalan HM Joni. Nurul diketahui hanya berperan sebagai penerima sementara.
“Tim melakukan pengembangan dan berhasil menangkap pemilik paket atas nama Muhammad Raffi pada saat ia mengambil paket tersebut dari Nurul di lokasi,” jelas Brigjen Eko.
Rafi mengakui bahwa ia mengenal pemasok dari Malaysia melalui sepupunya bernama Ibrahim dan mulai menerima bahan baku sejak September 2025. Rafi diupah Rp10.000 per cartridge untuk pekerjaan memproduksi vape berbahaya tersebut.
Dari lokasi penggerebekan, polisi menyita total 5.730 gram cairan, terdiri dari 1.700 gram cairan Etomidate murni dan 4.000 gram cairan flavour campuran. Bareskrim memperkirakan nilai konversi barang sitaan tersebut mencapai Rp17,19 miliar dan berpotensi menyelamatkan sekitar 2.865 jiwa dari penyalahgunaan.
Editor : Vitrianda Hilba SiregarEditor Jakarta