get app
inews
Aa Text
Read Next : Rektor UDA Imbau Mahasiswa Bayar Uang Kuliah Secara Resmi, Hindari Nilai Tidak Tercatat PDPT

Sekolah Hancur Diterjang Banjir, Mahasiswa Turun Tangan Selamatkan Fasilitas

Sabtu, 29 November 2025 | 19:01 WIB
header img
Sofyan Tan bersama para mahasiswa bergotong royong membersihkan lumpur di halaman sekolah yang terdampak banjir di Medan. Foto: Istimewa 

Usai mengunjungi sekolah yang rusak, Sofyan Tan melanjutkan tinjau beberapa dapur umum yang sudah didirikan di sekitar lokasi bencana. Beberapa diantaranya di daerah Medan yakni Dapur Umum PAMAS dr Sofyan Tan Kampus UNIKA St Thomas di Jalan Eka Prasetya, Tanjung Gusta, Kecamatan Medan Helvetia ; Dapur Umum PAMAS dr Sofyan Tan Kampus UCM di Jalan Bambu I, Kecamatan Medan Timur ; Dapur Umum PAMAS dr Sofyan Tan Kampus Politeknik MBP di Padang Bulan, Kecamatan Medan Baru. Kemudian di daerah Deli Serdang yakni Dapur Umum PAMAS dr Sofyan Tan Kampus Methodist di Jalan Serba Guna Gg Family, Kecamatan Labuhan Deli ; Dapur Umum PAMAS dr Sofyan Tan Kampus Wilmar dan Universitas Murni Teguh di Jalan Sudirman, Dusun 3, Desa Cinta Rakyat, Kecamatan Percut Sei Tuan ; Dapur Umum PAMAS dr Sofyan Tan Kampus STOK Binaguna, Jalan Yusuf Jintan Dusun 16, Kecamatan Percut Sei Tuan. Serta dapur umum yang didirikan Sahabat dr Sofyan Tan dan relawan PDI Perjuangan di Kwala Bekala, Kec Medan Johor, Medan ; Kelurahan Lalang, Kec Medan Sunggal ; Jalan Masjid, Kel Cinta Damai, Medan Helvetia.

Aksi nyata yang dilakukan dengan melibatkan mahasiswa dari sejumlah kampus merupakan bagian dari instruksi Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri yang meminta seluruh kader untuk turun ke bawah menggerakkan kekuatan gotong royong dalam membantu korban bencana dengan semangat menangis dan tertawa bersama rakyat. “Inilah kekuatan gotong royong sesuai instruksi DPP PDI Perjuangan. Kita gerakkan anak-anak muda generasi masa depan bangsa untuk menangis dan tertawa bersama rakyat membantu korban bencana,” kata Sofyan Tan didampingi sejumlah pengurus PDI Perjuangan.

Dalam kesempatan itu Sofyan Tan menyampaikan bahwa bencana yang dihadapi warga saat ini bukan sekedar akibat dari munculnya siklon tropis senyar. Tapi lebih pada akibat perbuatan tangan manusia yang sudah sedemikian rupa merusak lingkungan mulai dari hulu hingga ke hilir.

Pada daerah hulu, debit air yang tinggi sudah tidak tertahan lagi oleh akar-akar pohon karena pohonnya sendiri sudah menjadi gelondongan kayu akibat pembalakan liar dan izin ugal-ugalan terhadap perusahaan penebang pohon dan perusahaan tambang. Lalu di daerah hilir dan tepian sungai, sampah-sampah sudah menggunung menutupi saluran air dan sungai sehingga terjadi pendangkalan dan drainase tidak bisa dengan cepat mengalirkan curah hujan yang turun.

Editor : Ismail

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut