get app
inews
Aa Text
Read Next : MUI Serukan Shalat Ghaib untuk Korban Banjir dan Longsor di Aceh, Sumut dan Sumbar

WALHI Sumut Tuding Aktivitas 7 Perusahaan di Tapanuli Penyebab Bencana Ekologis

Jum'at, 28 November 2025 | 15:10 WIB
header img
foto citra satelit (2024) bukaan hutan tambang emas di kec Batang Toru, kabupaten Tapanuli Selatan. Foto: Istimewa

Atas kondisi tersebut, WALHI mendesak pemerintah untuk menghentikan seluruh aktivitas industri ekstraktif di kawasan Batang Toru, mengevaluasi dan mencabut izin pihak yang diindikasikan merusak, serta menindak tegas pelaku perusakan lingkungan. WALHI juga meminta pemerintah memastikan kebutuhan dasar para penyintas terpenuhi serta melakukan evaluasi kawasan rawan bencana.

“Kami turut berduka atas bencana ekologis yang menimpa Sumatera Utara. Semoga para penyintas diberi kekuatan dan kebutuhan dasarnya segera terpenuhi. Kami tidak ingin bencana ini berulang. Negara harus bertindak dan menghukum para pelanggar,"tutup Rianda.

Editor : Ismail

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut