Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Wujud Kepedulian Lingkungan, Pertamina Patra Niaga Bergerak Cepat Tangani Dampak Karhutla Riau
Advertisement . Scroll to see content

Karhutla di Samosir, Diduga Karena Puntung Rokok Pengguna Jalan

Sabtu, 05 Juli 2025 | 11:20 WIB
  • author Ismail
Karhutla di Samosir, Diduga Karena Puntung Rokok Pengguna Jalan
Karhutla di Samosir Meluas Akibat Angin Kencang, 100 Hektare Lebih Lahan Ludes Terbakar. Foto: Istimewa.

SAMOSIR, iNewsMedan.id – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) seluas lebih dari 100 hektare yang melanda kawasan Samosir, Sumatera Utara, diduga dipicu ulah ceroboh pengguna jalan yang membuang puntung rokok sembarangan.

Kepala Bidang Perlindungan, Penegakan Hukum dan Peningkatan Kapasitas DLHK Sumut, Zainuddin Harahap, mengatakan titik awal api berasal dari kawasan pinggir jalan yang ditumbuhi ilalang kering.

“Waktu kejadiannya sekitar pukul setengah satu atau satu dini hari. Lokasinya persis di tepi jalan. Dugaan sementara, ada pengguna jalan yang membuang puntung rokok di situ,” kata Zainuddin, Sabtu (5/7/2025).

Menurut Zainuddin, kombinasi ilalang kering, angin kencang, dan musim kemarau membuat api cepat menjalar dan membesar.

“Kalau lihat vegetasi di sana, hanya ilalang dan beberapa pohon pinus. Ilalang itu sangat mudah terbakar, apalagi di musim kering. Angin yang kencang ikut mempercepat penyebaran,” jelasnya.

Karhutla itu sendiri terjadi pada Selasa (1/7/2025) dini hari dan langsung meluas ke area lain. Api baru berhasil dipadamkan total pada Jumat (4/7/2025), meskipun hingga kini bara api masih terpantau muncul di beberapa titik.

“Sekarang tidak ada lagi kobaran api, tinggal asap tipis dari bara api. Tapi tetap kita pantau terus,” ucap Zainuddin.

Editor: Ismail

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut