get app
inews
Aa Text
Read Next : Resmi! Pertamina Pastikan Harga BBM Tidak Naik Per 1 April 2026

Wujud Kepedulian Lingkungan, Pertamina Patra Niaga Bergerak Cepat Tangani Dampak Karhutla Riau

Rabu, 26 Agustus 2026 | 20:31 WIB
header img
Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) bergerak cepat menyalurkan bantuan kemanusiaan untuk menangani dampak bencana Karhulta. (Istimewa)

PELALAWAN, iNewsMedan.id - Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) bergerak cepat menyalurkan bantuan kemanusiaan untuk menangani dampak bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kecamatan Kerumutan, Kabupaten Pelalawan. Langkah tanggap darurat ini diambil guna melindungi kesehatan masyarakat serta tim pemadam yang terdampak paparan asap tebal.

Dalam satu bulan terakhir, titik api mulai marak bermunculan di wilayah Kabupaten Pelalawan. Kecamatan Kerumutan tercatat sebagai area terdampak paling parah di antara 12 kecamatan lainnya, di mana api melahap hampir 10 hektar lahan sawit warga. Selain dipicu oleh fenomena kemarau ekstrem (El Nino), faktor aktivitas manusia menjadi penyebab utama bencana ini.

Ketua Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Pelalawan, Zulfan, mengungkapkan bahwa mayoritas peristiwa karhutla dipicu oleh kelalaian maupun kesengajaan.

"Penyebab karhutla 99 persen dipicu oleh manusia, baik itu disengaja maupun tidak disengaja, dan hanya 1 persen yang disebabkan oleh kemarau. Terlebih lahan yang terbakar merupakan lahan gambut—pembakaran tidak hanya terjadi di permukaan, tetapi bisa membara jauh di dalam tanah," terang Zulfan.

Merespons kondisi darurat tersebut, Pertamina Patra Niaga Sumbagut melalui Terminal BBM Sei Siak menyerahkan bantuan berupa masker N95 dan oksigen portabel di Posko Kesehatan Terpadu Penanganan Karhutla Kerumutan pada Minggu (25/8/2026). Bantuan ini disalurkan berkolaborasi dengan pemerintah daerah setempat dan BPBD Pelalawan.

Zulfan mengapresiasi dukungan logistik kesehatan tersebut karena sangat krusial bagi keselamatan para petugas medis dan pemadam di lapangan.

"Penghargaan setinggi-tingginya kami berikan atas kepedulian Pertamina. Tim pemadam yang siaga 24 jam memiliki potensi terjangkit penyakit pernapasan yang tinggi karena paparan asap jangka panjang. Bantuan ini meminimalisir risiko tersebut agar tim dapat bekerja dengan aman," tambahnya.

Editor : Chris

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut