Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Polda Sumut Dor Komplotan Maling L300 Lintas Provinsi, Otak Pelaku Ternyata Pecatan TNI  
Advertisement . Scroll to see content

Polda Sumut Tetapkan 8 Tersangka Kasus Kerangkeng Bupati Langkat Nonaktif Terbit

Senin, 21 Maret 2022 | 23:31 WIB
  • author Jafar
Polda Sumut Tetapkan 8 Tersangka Kasus Kerangkeng Bupati Langkat Nonaktif Terbit
Kabid Humas Poldasu, Kombes Pol Hadi Wahyudi (Foto: Istimewa)

MEDAN, iNews.id - Ditreskrimum Polda Sumut menetapkan 8 orang tersangka terkait kasus kerangkeng manusia milik Bupati Langkat Nonaktif Terbit Rencana Perangin-angin. Di mana, sebanyak 6 orang dinyatakan tewas di dalam kerangkeng tersebut. 

 

"Hasil gelar perkara penyidik Ditreskrimum Polda Sumut hari ini terkait kerangkeng Bupati Langkat nonaktit. Polda Sumut telah menetapkan 8 tersangka," ujar Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Hadi Wahyudi, Senin (21/3/2022).

Hadi menyebutkan, keenam pelaku berinisial, HS, IS, TS, RG, JS, DP, HG, dan SP yang menyebabkan penghuni kerangkeng tewas disangkakan pasal tindak pidana perdagangan orang (TPPO). 

 

"Pasal yang dipersangkakan Pasal 7 Undang-Undang RI No 21 tahun 2007 tentang Pemberantasan TPPO dengan ancaman hukuman 15 tahun ditambah satu per tiga ancaman pokok," jelasnya. 

 

Lalu, sambung Hadi, dua pelaku yang menjadi penampung korban berinisial SP dan TS dikenakan Pasal 2 Undang-Undang RI No 21 tahun 2007 dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara. 

 

"Tersangka inisial TS dikenakan dalam 2 kasus tersebut," sebut Hadi. 

 

Diketahui, saat ini Polda Sumut masih terus mendalami dan melakukan pengembangan terkait kasus penghuni kerangkeng yang tewas tersebut. 

 

Sebelumnya, Komnas HAM memaparkan kondisi terakhir kapasitas kerangkeng itu diisi oleh 57 orang. Dengan rincian, kerangkeng pertama berisi 30 orang penghuni. Sedangkan kerangkeng kedua diisi 27 orang. Kemudian, sebanyak 6 orang telah meninggal di kerangkeng manusia milik Bupati Langkat nonaktif tersebut.

Editor: Odi Siregar

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut