Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Presiden Prabowo Pasang Badan: Kenaikan Harga Avtur Pesawat Tidak Bebani Jemaah Haji 2026
Advertisement . Scroll to see content

Kisah Menhan Sjafrie Sjamsoeddin Jadi Perisai Hidup Presiden Soehato saat Berkunjung ke Bosnia 

Selasa, 22 Oktober 2024 | 14:22 WIB
  • author Vitrianda Hilba Siregar
Kisah Menhan Sjafrie Sjamsoeddin Jadi Perisai Hidup Presiden Soehato saat Berkunjung ke Bosnia 
Komandan Grup A Paspampres Kolonel Sjafrie Sjamsoeddin saat mengawal Presiden Soeharto ke Bosnia pada 1995. Foto:  IG @sjafriesjams

JAKARTA, iNewsMedan.id -  Sjafrie Sjamsoeddin kini menjadi menteri pertahanan (menhan) menggantikan Prabowo Subianto yang telah resmi menjadi Presiden Republik Indonesia. Bagi keduanya, Prabowo dan Sjafrie Sjamsoeddin bukan mengenal baru sehari atau dua saja.

Keduanya telah bersahabat sejak sama-sama masih berdinas di TNI terutama di Korps Baret Merah Kopassus. Sederet prestasi Sjafrie Sjamsoeddin selama berdinas pun tercatat dalam sejarah. Salah satunya saat mendampingi Presiden Soeharto berkunjung ke Bosnia pada 1995 yang saat itu dalam perang berkecamuk.

Kala itu  Sjafrie Sjamsoeddin berpangkat kolonel dan menjabat Komandan Grup A Paspampres yang langsung mengawal ketat Presiden Soeharto.    

Presiden Soeharto menembus zona konflik yang penuh dengan ancaman sniper. Meski ditawari rompi antipeluru, Soeharto menolaknya dan memilih untuk menyamar agar tidak menjadi target utama. Perjalanan menegangkan ini membuktikan keberanian Soeharto dalam menjalankan misi diplomasi kemanusiaan.

Sikapnya yang tenang  bahkan menolak mengenakan rompi antipeluru, menunjukkan keberanian dan kepedulian yang tinggi terhadap sesama manusia.

Saat itulah Sjamsoeddin  menghadapi tantangan berat saat mengawal Presiden Soeharto ke Bosnia. Di tengah situasi yang sangat berbahaya, Sjafrie harus memastikan keselamatan presiden dari ancaman sniper.

Editor: Vitrianda Hilba SiregarEditor Jakarta

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut