get app
inews
Aa Read Next : Polsek Bangun Tangkap Pelaku Penganiayaan, 1 Buron

Yusril Ihza Mahendra Mengundurkan Diri Sebagai Ketua Umum PBB, Ini Penggantinya

Minggu, 19 Mei 2024 | 10:26 WIB
header img
Yusril Ihza Mahendra Mengundurkan Diri Sebagai Ketua Umum PBB, Ini Penggantinya. (Foto: IG yusrilihzamhd)

JAKARTA, iNewsMedan.id - Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB), Yusril Ihza Mahendra, mengumumkan niatnya untuk mengundurkan diri dari jabatan Ketua Umum dalam Musyawarah Dewan Partai (MDP) yang diselenggarakan di DPP PBB Jalan Raya Pasar Minggu, Jakarta, Sabtu (18/5/2024). Pengunduran diri ini diterima oleh para peserta MDP yang terdiri dari DPP PBB, Dewan Pimpinan Wilayah, dan badan-badan khusus dan otonom PBB.

MDP merupakan lembaga tertinggi dalam struktur organisasi PBB yang berwenang mengambil keputusan-keputusan penting seperti melakukan perubahan terbatas AD/ART dan memilih seorang Penjabat Ketua Umum jika Ketua Umum yang dipilih dalam Muktamar berhalangan tetap. Permintaan pengunduran diri Yusril ini mendapatkan dukungan dari 49 suara peserta MDP.

Pada pemungutan suara untuk memilih Penjabat Ketua Umum, Ketua Mahkamah Partai PBB, Dr Fahri Bachmid, berhasil memperoleh dukungan sebanyak 29 suara, sementara Ir Afriansyah Noor MSi, Sekjen DPP PBB, mendapatkan 20 suara. Sebagai sesuai ketentuan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (ART) PBB, MDP menetapkan Dr Fahri Bachmid sebagai Penjabat Ketua Umum PBB sampai terpilihnya Ketua Umum PBB definitif dalam Muktamar PBB yang akan datang, yang direncanakan akan dilaksanakan pada akhir Januari 2025.

Yusril menyatakan alasan pengunduran dirinya sebagai Ketua Umum PBB adalah untuk memberikan kesempatan kepada regenerasi kepemimpinan di PBB. Yusril, yang saat ini berusia 68 tahun, akan digantikan oleh Fahri Bachmid yang berusia 46 tahun. Meskipun mundur dari jabatan partai, Yusril berjanji akan tetap aktif dalam dunia politik sebagai individu dengan latar belakang akademisi dan pengalaman politik yang luas di Indonesia. 

"Saya berharap dapat memberikan kontribusi yang lebih leluasa dalam memecahkan masalah-masalah yang dihadapi negara, terutama dalam membangun hukum dan demokrasi di Indonesia," ucap Yusril. 

Editor : Jafar Sembiring

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut