Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Imigrasi Sumut Terima Kunjungan Konjen RRT: Bahas Investasi hingga Pengawasan WNA
Advertisement . Scroll to see content

Tertarik Punya Klub Bola? Segini Harga 1 Klub Liga 2 Indonesia

Rabu, 21 September 2022 | 20:00 WIB
  • author Rilo Pambudi
Tertarik Punya Klub Bola? Segini Harga 1 Klub Liga 2 Indonesia
RANS Nusantara FC. (Foto: Instagram/@rans.nusantara)

JAKARTA, iNewsMedan.id - Jika mau punya klub bola, berapa dana yang diperlukan? Pertanyaan itu mungkin sering terbesit seiring maraknya para pesohor Tanah Air yang mengakuisisi klub di Liga Indonesia. 

Jual beli klub memang sudah menjadi hal umum dalam dunia sepak bola khususnya di Indonesia. Statuta PSSI tidak mengharamkan jual beli klub secara terus menerus hingga berpindah identitas dan markas sekalipun.

Celah itu kemudian membuat banyak pihak (investor) terlibat transaksi praktis di Liga Indonesia. Sebut saja pemain baru di Liga 1 Indonesia, Rans Nusantara FC yang sebelumnya adalah adalah klub kasta 2 sebelum akhirnya dibeli dan dibenahi oleh Raffi Ahmad.

Jual-beli klub biasanya memang tak hanya dimaksudkan untuk mencari kesempatan pentas di kompetisi yang lebih tinggi, melainkan sudah menjadi jaringan bisnis yang cukup kompleks.

Modal bisnis yang dikucurkan untuk sebuah klub bola yang bermain di kasta kompetisi yang lebih rendah, tentu saja lebih murah dibandingkan dengan klub bola yang bermain di kompetisi tinggi. Berbicara Liga 2, berapakah harga 1 klub hingga para artis seperti Raffi hingga Atta Halilintar dengan mudah berbondong-bondong terjun membelinya. 

Segini Harga 1 Klub Liga 2 Indonesia 

Mengutip ulasan pengamat sekaligus presenter sepak bola ternama, Valentino Simanjuntak di kanal YouTube-nya, akuisisi tim artinya adalah mengakuisisi dokumen atau lisensinya saja. Oleh sebab itu, transaksi jual beli klub sekilas terlihat sangat gampang. 

Namun tak hanya sebatas itu, investasi yang dilakukan rupanya juga bisa mencangkup semua kebutuhan tim dalam satu musim atau periode tertentu. 

"Pembeli tim membutuhkan uang lagi yang jauh lebih besar. Karena mulai untuk mengontrak pemain, pelatih, official, tempat latihan, home base, lalu investasi untuk pengeluaran selama kompetisi berjalan," ucap Valentino dikutip dari YouTube resminya, Senin (19/9/2022). 

"Karena ketika beli market value yang lebih tinggi dari sebuah dokumen tim, maka biasanya pemain juga mengikuti market valuenya," ujar presenter yang akrab disapa Valentino Jebret tersebut.

Editor: Odi Siregar

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut