Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Imigrasi Sumut dan BP3MI Perkuat Sinergi Lindungi Pekerja Migran Indonesia
Advertisement . Scroll to see content

14 Tahun Jadi Pembantu di Arab Saudi, Perempuan Asal Indonesia Ini Hanya Terima Gaji Rp36 Juta

Rabu, 14 September 2022 | 12:00 WIB
  • author Antara
14 Tahun Jadi Pembantu di Arab Saudi, Perempuan Asal Indonesia Ini Hanya Terima Gaji Rp36 Juta
KJRI Jeddah melaksanaan kegiatan Pelayanan Terpadu pada 27-28 Agustus 2021 di Khamis Mushait, Arab Saudi. (Foto: ANTARA)

Konsul Jenderal (Konjen) RI Jeddah, Eko Hartono menyampaikan, tingkat pendidikan dan keluguan pekerja migran Indonesia, khususnya yang bekerja di sektor domestik, kerap dimanfaatkan oleh pengguna jasa yang tidak bertanggung jawab.

“Dalam menangani perkara sengketa gaji, posisi KJRI Jeddah jadi lemah jika pekerja migran telah menandatangani atau membubuhkan sidik jari pada lembar pembayaran,” ungkap Konjen Eko lewat keterangan KJRI Jeddah yang diterima di Jakarta, Senin (30/8/2021).

“Syukur kalau majikan jujur dan mau mengakui. Jika tidak, kan PMI jadi kehilangan haknya. Bicara hukum, bicara bukti,” tuturnya.

Dalam kesempatan tersebut, tim pelayanan terpadu KJRI Jeddah juga mengupayakan kenaikan upah bagi 13 PMI yang telah bekerja bertahun-tahun sebagai pembantu dan masih digaji di bawah standar. Kenaikan nilai upah tersebut berhasil diperjuangkan setelah negosiasi alot dengan para majikan.

Kesepakatan tersebut kemudian dikuatkan dalam perjanjian kerja dalam dua bahasa (Indonesia dan Arab) yang ditandatangani oleh majikan dan para PMI. Gaji standar untuk pembantu rumah tangga di Arab Saudi sekitar Rp5,7 juta per bulan.

Editor: Odi Siregar

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut