Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Kenaikan Harga Pangan dan Jasa, Inflasi Sumut Capai 3,96 Persen
Advertisement . Scroll to see content

Turunnya Sub Sektor Tanaman Pangan, Nilai Tukar Petani Ikut Turun 7,21 Persen

Jum'at, 05 Agustus 2022 | 17:41 WIB
  • author Isnaini Kharisma
Turunnya Sub Sektor Tanaman Pangan, Nilai Tukar Petani Ikut Turun 7,21 Persen
Turunnya sub sektor tanaman pangan, Nilai Tukar Petani (NTP) ikut turun 7,21 persen. (Foto: Istimewa).

"Penurunan harga jagung ini juga mendorong penurunan harga daging ayam, yang sebelumnya di bulan mei sempat menyentuh 40 ribu per kg, saat ini dikisaran 28 ribu per kg di Kota Medan. Dengan penurunan harga komoditas tersebut menekan daya beli petani kita," jelasnya.

Disisi lain, sejauh ini petani hortikultura NTP nya sudah diatas 100, tepatnya di level 101,22. Sementara tanaman pangan ini NTP nya masih diisaran 93.44 (turun dibandingkan bulan Juni kemarin). Untuk tanaman hortikultura ini dipicu oleh kenaikan harga komoditas cabai. 

"Sementara untuk tanaman pangan, saya menilai beban pengeluaran yang besar belum diimbangi dengan peningkatan harga jual (gabah) yang ideal. Saya menilai petani dari tanaman hortikultura ini indeksnya berpotensi untuk kembali turun di Agustus. Seiring dengan penurunan harga cabai. Sementara itu, NTP tanaman pangan berpeluang stagnan jika pemerintah tidak merubah (intervensi) kebijakan pembelian gabah di tingkat petani," ujarnya.

Editor: Jafar Sembiring

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut