Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : ASW Foods Perkuat Pasar Biskuit Marie dengan Luncurkan Varian Inovasi Rasa Kelapa
Advertisement . Scroll to see content

Jangan Bingung, Begini Cara Bedakan Susu Evaporasi dan Kental Manis

Sabtu, 25 Juni 2022 | 08:30 WIB
  • author Pradita Ananda , Okezone
Jangan Bingung, Begini Cara Bedakan Susu Evaporasi dan Kental Manis
Hidangan dengan kental manis (Foto: Freepik)

SUSU evaporasi dan kental manis merupakan produk yang kerap membingungkan para calon pembeli. Mengingat, kedua produk itu berada di rak yang sama di pusat perbelanjaan.

Hal ini membuat sebagian orang mungkin menjadi bingung harus membeli yang mana. Produk susu kalengan seperti ini memang terlihat serupa.

Susu evaporasi dan kental manis, diketahui merupakan sama-sama produk susu pekat dan stabil yang telah dipanaskan, hingga setidaknya 60 persen kandungan airnya telah menguap. Perbedaan utama antara susu evaporasi dan kental manis adalah bahwa susu evaporasi tidak diberi pemanis sedangkan kental manis tentunya diberi pemanis.

Sekilas tampak mirip, tapi sebenarnya keduanya begitu berbeda loh! Mulai dari tekstur hingga hasil akhir pada pemakaian.

Lantas, apa sebenarnya perbedaan susu evaporasi dan kental manis? Merangkum Foodnetwork, Jumat (24/6/2022) yuk simak paparannya di bawah ini.

Evaporasi: Susu segar yang dipanaskan hingga sekitar 60 persen kandungan airnya menguap. Dari sini, susu evaporasi dihomogenkan, dikalengkan, lalu disterilkan dengan panas. Ada tiga jenis susu evaporasi yang berbeda tergantung pada kandungan lemak susu yakni susu murni, rendah lemak dan skim. Jika belum dibukan, sekaleng susu evaporasi bisa awet lebih dari satu tahun. Namun, saat sudah dibuka, cairannya yang awalnya berwarna coklat muda bisa berubah warna jadi kuning tua atau coklat, berbau tidak enak atau tampak mengental. Nah, jika sudah seperti ini, baiknya jangan digunakan.

Editor: Odi Siregar

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut