Seusai pertandingan, pelatih Eko Purdjianto mengapresiasi kerja keras seluruh pemain yang mampu menjaga konsistensi dari menit awal hingga laga tuntas.
"Kami mengapresiasi perjuangan pemain sampai peluit panjang dibunyikan wasit. Semua pemain fokus dari awal sampai akhir. Alhamdulillah, tidak kemasukan. Terima kasih untuk semua pemain yang perjuangannya sangat luar biasa malam ini," kata Eko.
Mantan pelatih PSIS Semarang itu mengakui timnya sempat mengalami kesulitan pada awal laga saat membongkar pertahanan Persiraja yang menerapkan strategi bertahan dengan blok rendah (low block). Menurutnya, para pemain sempat terlalu terburu-buru ingin mencetak gol sehingga sejumlah peluang gagal dimaksimalkan.
"Tadi memang kita beberapa kali tidak bisa menciptakan peluang. Pemain kurang sabar, tapi lawan main low block. Dengan kesabaran pemain memainkan bola, alhamdulillah kita bisa memenangkan pertandingan," ujarnya.
Eko juga menilai kemenangan tanpa kebobolan ini menjadi modal krusial bagi PSMS untuk menjaga konsistensi dalam perburuan gelar musim ini.
Sementara itu, Javier Siverio tak dapat menyembunyikan kebahagiaannya usai mencetak empat gol dalam laga sarat gengsi tersebut. Penyerang asal Spanyol itu mengakui duel awalnya berjalan lebih alot dari perkiraan, sebelum akhirnya kartu merah mengubah kendali permainan di tangan PSMS.
"Pertandingan dimulai sedikit lebih sulit dari yang kami perkirakan. Namun, kami bertarung dan bertahan. Mereka mulai sedikit lebih agresif, lalu kami juga tampil menyerang dan mencetak gol. Mereka kemudian mendapatkan kartu merah," ungkap Siverio.
Editor : Jafar Sembiring
Artikel Terkait
