Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2026, BI Sasar Pulau Terpencil di Sumut dan Aceh

Mayfazri
Bank Indonesia bersama TNI AL menyelenggarakan Ekspedisi Rupiah Berdaulat (ERB) di wilayah Sumatera Utara dan sebagian Aceh, Selasa (27/10/2026). (Foto: Istimewa)

Medan, iNewsMedan.id - Bank Indonesia (BI) berkerjasama dengan Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Laut (AL) dan didukung Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, menyelenggarakan Ekspedisi Rupiah Berdaulat (ERB) di wilayah Sumatera Utara dan sebagian Aceh, Selasa (27/10/2026).

ERB dimulai hari ini sampai dengan tanggal 1 November 2026, kegiatan adalah bentuk kolaborasi dan sinergi antara BI dan TNI AL dalam mendukung pengedaran uang Rupiah ke seluruh wilayah NKRI khususnya daerah kepulauan 3T (Terluar, Terdepan dan Terpencil), yang didukung penuh oleh armada dan kegiatan operasi TNI AL, yang rutin menjangkau seluruh pelosok tanah air dari Sabang sampai Merauke.

Seremoni pelepasan Tim ERB berlangsung di Mako Kodaeral I, Belawan, Medan, dihadiri  Kepala Departemen Pengelolaan Uang BI, M. Anwar Bashori, Kepala Perwakilan BI Provinsi Sumatera Utara Ameriza M. Moesa dan Komandan Kodaeral I Laksamana Muda TNI Deny Septiana, serta Perwakilan Gubernur Sumatera Utara Plt. Asisten Perekonomian dan Pembangunan Provinsi Sumatera Utara, Basarin Yunus Tanjung.


Foto: Istimewa

Dalam acara seremoni pelepasan Tim ERB, Kepala Departemen Pengelolaan Uang BI,M. Anwar Bashori menegaskan komitmen BI untuk memastikan ketersediaan Rupiah hingga pelosok negeri. 

"Kerja sama dengan TNI AL menjadi bagian penting dalam memperluas jangkauan pengedaran dan pelayanan uang Rupiah, sekaligus memperkuat kehadiran Rupiah sebagai alat pembayaran yang sah dan simbol kedaulatan negara," jelasnya.

Kepala Perwakilan BI Provinsi Sumatera Utara, Ameriza M. Moesa menyampaikan bahwa keragaman kondisi geografis dan kebutuhan masyarakat menuntut pendekatan pelayanan yang sesuai dengan karakteristik wilayah. 

"Kegiatan ERB melengkapi pengedaran uang Rupiah melalui jalur perbankan dan kas keliling yang sulit menjangkau wilayah kepulauan," tegasnya.

Dari sisi pemerintah daerah, Gubernur Sumatera Utara mengapresiasi kegiatan sinergi BI dan TNI AL dalam mendekatkan pelayanan kepada masyarakat. Dukungan pemerintah daerah dan mitra terkait diharapkan memperlancar pelaksanaan ERB, yang pada gilirannya diharapkan akan menstimulus aktivitas ekonomi masyarakat di kepulauan.

Sinergi ini secara substansi mempertemukan dua kepentingan yang sama, dimana TNI AL berkepentingan menjaga kedaulatan seluruh wilayah NKRI dengan pertahanan, sementara BI berkepentingan untuk menjaga kedaulatan negara dengan ketersedian uang Rupiah di seluruh wilayah NKRI. 

Secara nasional, ERB di Sumatera Utara merupakan kegiatan penutup dari seluruh rangkaian pelaksanaan ERB di Indonesia tahun 2026. ERB 2026 meliputi 19 pelaksanaan dengan jangkauan 96 pulau di wilayah 3T di Indonesia.

Tim ERB kali ini akan diberangkatkan dari Belawan dan berakhir di Pulau Sabang, untuk memperluas layanan penukaran uang Rupiah bagi masyarakat di beberapa pulau yang dilalui yakni, Pulau Sembilan dan Pulau Kampai di Sumatera Utara, serta Pulau Pusong dan Pulau Sabang di Aceh. ERB 2026 menggunakan KRI Bung Karno-369, yang mengikutsertakan sebanyak 25 orang Pejuang Rupiah dari berbagai Kantor Perwakilan BI dan satuan kerja di Kantor Pusat BI. 

Editor : Chris

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network