Dampaknya paling terasa ketika hujan turun pada sore hari, saat pengunjung Taman Teladan biasanya mulai ramai.
“Biasanya sore orang habis jogging, keliling, lari, minum es kelapa muda. Kalau sudah sore hujan, mau ke mana lagi orang jalan? Bubar,” kata Irwan.
Menjelang sore, kawasan Taman Teladan mulai ramai, setelah stadion itu kembali berfungsi, aktivitas di ruang terbukannya dimanfaatkan warga untuk berolahraga, berkegiatan, atau sekadar menikmati suasana sore.
Ditengah suasana itu, tidak sedikit pula pedagang minuman berjualan.
Tidak jauh dari lapak Irwan, Rika (41) akan mulai berjualan sekitar pukul 15.00, ia menjual air mineral, minuman dingin, dan minuman anak-anak dengan harga sekitar Rp2.000. Akan tetapi, kata Rika, pendapatannya pada September menurun dibandingkan sebelumnya.
Dalam kondisi normal, ia menyebut pendapatannya dapat mencapai sekitar Rp250 ribu sehari.
Namun ketika hujan turun dan cuaca berubah cepat, pendapatannya terkadang hanya Rp50 hingga sekitar Rp70 ribu-an, bahkan tidak ada sama sekali.
Editor : Jafar Sembiring
Artikel Terkait
