Tim Gabungan Terjunkan 60 Personel Pemadam Bersertifikat Atasi Karhutla di Mempawah

Jafar
Suasana penanganan kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat. Foto: Istimewa

JAKARTA, iNewsMedan.id — Penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat, terus diperkuat lewat aksi tanggap darurat berskala besar. Langkah strategis ini menyasar area operasional PT Borneo Alumina Indonesia, anak usaha hasil kolaborasi BUMN tambang yang mengoperasikan fasilitas pabrik penyulingan alumina beserta sarana pendukungnya di wilayah tersebut.

Pengendalian dan pemadaman titik api telah berlangsung secara intensif sejak pertengahan Agustus lalu. Tim gabungan yang terdiri dari pemerintah daerah, Badan Penanggulangan Bencana Daerah, personel TNI, Polri, unsur pemadam kebakaran, hingga relawan masyarakat setempat bahu-membahu menjinakkan si jago merah yang membakar kawasan tersebut.

Tantangan utama di lapangan terletak pada karakteristik lahan gambut yang mendominasi lokasi kebakaran. Pada jenis lahan ini, api tidak hanya membakar vegetasi di permukaan, tetapi juga merambat serta bertahan di bawah tanah, sehingga membutuhkan pemantauan ketat, penyisiran intensif, dan proses pendinginan secara berulang agar api benar-benar padam.

Guna mempercepat proses pemadaman, Direktur Utama PT Mineral Industri Indonesia (MIND ID), Maroef Sjamsoeddin, mengoordinasikan langsung pengerahan 60 personel pemadam kebakaran bersertifikat. Puluhan tenaga ahli ini diturunkan untuk memperkuat barisan tim tanggap darurat yang sudah terlebih dahulu berjibaku di lokasi terdampak.

Tenaga gabungan yang diterjunkan ke titik kritis tersebut merupakan perwakilan dari PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) atau INALUM, bersama jajaran entitas BUMN lainnya seperti ANTAM, PT Bukit Asam Tbk, PT Timah Tbk, PT Freeport Indonesia, dan PT Vale Indonesia Tbk.

Kehadiran tim penyelamat di lokasi juga ditopang oleh suplai perlengkapan keselamatan yang memadai, peralatan medis, alat pelindung diri, serta bantuan operasional satu unit mobil pemadam kebakaran tambahan dari PT Pelabuhan Indonesia (Persero).

Direktur Utama INALUM, Melati Sarnita, menegaskan bahwa keterlibatan aktif ini merupakan bentuk tanggung jawab sosial dan kepedulian nyata perusahaan untuk memberikan rasa aman serta menekan dampak kerugian lingkungan bagi masyarakat sekitar.

Editor : Jafar Sembiring

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network